Presiden Ethiopia Sahle-Work Zewde (REUTERS/Tiksa Negeri)
Presiden Ethiopia Sahle-Work Zewde (REUTERS/Tiksa Negeri)

Jakarta | rakyatmedan – Pemerintah Ethiopia secara resmi telah menunjuk presiden pengganti yang akan menggantikan Mulatu Teshome yang mengundurkan diri. Anggota Parlemen Ethiopia dengan secara bulat telah memilih perempuan diplomat senior, Sahle-Work Zewde untuk menjabat sebagai presiden, Kamis (25/10).

Melansir dari AFP, Sahle-Work, yang berusia 60-an, memiliki catatan karir sebagai duta besar Ethiopiauntuk sejumlah negara, mulai dari Perancis, Djibouti, Senegal, hingga menjadi wakil Ethiopiadi blok regional, Otoritas Pembangunan Antarpemerintah (IGAD).

Tepat sebelum ditunjuk menjadi presiden, dia adalah pejabat tinggi PBB di Uni Afrika. Sahle-Work juga fasih berbahaa Inggris, Perancis dan Amharik, salah satu bahasa Semit Etiopia.

Sahle-Work akan menjadi presiden perempuan pertama Ethiopia dan diharapkan bakal menjabat selama dua periode enam tahun. Jabatan presiden di Ethiopiahanya dibatasi untuk menghadiri kegiatan seremonial, sementara kekuasaan politik dipegang oleh perdana menteri.

Sebelumnya, pada Rabu (24/10), Mulatu Teshome (63) mengajukan pengunduran diri dari jabatan presiden kepada parlemen negara. Tidak ada penjelasan pasti mengenai alasan pengunduran diri Teshome, namun hal itu dilakukannya di tengah pergolakan politik yang terjadi di Etiopia.

Perdana Menteri Abiy Ahmed telah melakukan perubahan susunan kabinet dengan membentuk kabinet yang lebih ramping dengan 20 orang dan menunjuk lebih banyak perempuan untuk posisi menteri. Di antaranya Aisha Mohammed yang ditunjuk sebagai menteri pertahanan, yang pertama kali dijabat perempuan, serta Muferiat Kamil yang memimpin kementerian perdamaian yang bertanggung jawab atas polisi dan badan intelijen domestik.