BPS Sumut: Juni 2020 Harga Komoditas Turun, Medan Deflasi 0,09 Persen

42429

Medan I rakyatmedan -Indeks Harga Konsumen (IHK) terjadi penurunan di Kota Medan dari 103,03 pada Mei menjadi 102,94 di Juni 2020. Sehingga Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (BPS Sumut) mencatat pada bulan ini Kota Medan deflasi 0,09 persen.

” Dengan demikian tingkat inflasi tahun kalender Juni 2020 sebesar 0,58 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2020 terhadap Juni 2019) deflasi 0,15 persen,” kata Kepala BPS Sumatera Utara Syech Suhaimi, Rabu (1/7/2020).

Menurut Suhaimi dalam paparan yang dilakukan secara streaming di kanal Youtube BPS Provinsi Sumatera Utara, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan beberapa kelompok, salah satunya kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang turun sebesar 0,14 persen

Untuk kelompok ini pada Juni 2020, katanya memberikan andil deflasi sebesar 0,04 persen terhadap inflasi umum.

Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi, antara lain ikan dencis, bawang merah, bawang putih, cabai merah, minyak goreng, gula pasir, dan air kemasan.

Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil inflasi, yaitu daging ayam ras, tomat, udang basah, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, ketimun, pir, dan daun bawang.

Suhaimi juga menyebutkan untuk kelompok transportasi mengalami penurunan sebesar 0,19 persen.

“Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,37 persen. Kelompok ini pada Juni 2020 memberikan andil deflasi 0,02 persen terhadap inflasi umum Kota Medan,” ungkapnya

Lebih lanjut Suhaimi menyebutkan komoditas yang memberikan andil terhadap deflasi adalah angkutan antar kota, dan angkutan udara.

Sementara komoditas yang memberikan andil inflasi terhadap inflasi umum Kota Medan adalah tarif kendaraan roda 2 online, dan tarif kendaraan roda 4 online

Demikian pula halnya dengan kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga inflasi 0,05 persen. Sedangkan kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks.

Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada Juni 2020, antara lain ikan dencis, bawang merah, bawang putih, angkutan udara, cabai merah, minyak goreng, dan gula pasir.

Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga, antara lain daging ayam ras, tomat, tarif kendaraan roda 2 online, udang basah, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, ketimun, dan pir.

Sementara itu IHK di tiga kota Sumatera Utara terjadi deflasi yaitu Pematangsiantar sebesar 0,13 persen; Medan sebesar 0,09 persen; Padangsidimpuan sebesar 0,02 persen.

Sedangkan dua kota lainnya inflasi, yaitu Sibolga sebesar 0,13 persen; dan Gunung Sitoli sebesar 0,22 persen.

Dengan demikian, kata Suhaimi gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utara pada Juni 2020 deflasi 0,07 persen.

Sementara itu dari 90 kota yang diamati IHKnya pada Juni 2020, 76 kota mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kendari sebesar 1,33 persen dengan IHK sebesar 104,80 dan terendah di Makassar sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 105,51.

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Ternate sebesar 0,34 persen dengan IHK
sebesar 105,43 dan terendah di Padangsidimpuan sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 105,38.

Dari 24 kota IHK di Pulau Sumatera, 16 kota tercatat inflasi, tertinggi di Tembilahan sebesar 1,13 persen dengan IHK sebesar 105,86 dan terendah di Bandar Lampung sebesar 0,03 persen dengan IHK sebesar 104,81. (rm-04)