Isolasi Mandiri, Rektor USU dan WR 1 Positif Corona Tanpa Gejala

59359
MANTAU UTBK SBMPTN. Rektor USU Prof Runtung Sitepu didampingi Wakil Rektor 1 Prof Dr Ir Rosmayati MS ( kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan usai melakukan pemantauan UTBK SBMPTN di kampus USU
MANTAU UTBK SBMPTN. Rektor USU Prof Runtung Sitepu didampingi Wakil Rektor 1 Prof Dr Ir Rosmayati MS ( kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan usai melakukan pemantauan UTBK SBMPTN di kampus USU

Medan I rakyatmedan-Berita mengejutkan datang dari kalangan pendidik khususnya dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Pasalnya Rekto USU Prof Dr Runtung Sitepu SH M Hum, dan Wakil Rektor I Prof Dr Ir Rosmayati MS serta anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Prof Dr Darma Bakti MS dikabarkan positif terjangkit covid-19, Minggu (12/7/2020).

Dari pesan yang beredar di grup WhatsApp disebutkan hasil swab Rektor USU Prof. Runtung positif Covid19 dengan kondisi baik dan tidak ada gejala. Saat ini rektor USU sedang melakukan isolasi mandiri .

“Untuk memutus mata rantai penularan diharapkan bagi Bapak Ibu yg ada kontak erat dengan beliau dalam 14 hari terakhir agar melakukan swab di RS USU atau tempat pelayanan swab RT PCR lainnya di Sumatera Utara,” demikian pesan yang disampaikan Direktur Utama RS USU Dr dr Syah Mirsya Warli, SpU(K)

Sementara itu Kepala Kantor Humas, Promosi dan Protokoler USU Elvi Sumanti ST M Hum dikonfirmasi membenarkan Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH M Hum dan Wakil Rektor I Prof Dr Ir Rosmayati MS positif Covid – 19.

“Benar sekarang beliau isolasi mandiri dan tetap sehat sehat seperti biasa. Mari kita ikut mendoakan kesehatan dan kesembuhan pak rektor dan ibu wakil rektor I USU. Semoga keduanya selalu dalam lindungan Allah,” kata Evi.

Sejumlah kalangan kampus di Medan mengaku mendapat kiriman WhatsApp itu tentang hasil Swab Rektor USU dan Wakil Rektor I USU.

Beberapa kalangan kampus menyebutkan patut memberi penghormatan atas sikap ksatria pimpinan USU yang secara terbuka dan mengakui kondisi yang dialaminya.

” Ini penting diketahui, agar orang yang pernah kontak dengan beliau dalam dua pekan terakhir, bisa segera melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar beberapa kalangan kampus. (rm-04)