Ekspor Sumut Meningkat pada Juni 2020, Terbesar ke Tiongkok

55445

Medan I rakyatmedan-Ekspor Sumatera Utara ( Sumut) pada Juni 2020 mengalami peningkatan dibandingkan pada bulan sebelumnya.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Sumut, Dinar Butar-Butar SE MSi mengatakan, nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumut pada Juni 2020 mencapai US$652,02 juta atau sebesar 25,58 persen.

“Capaian ini meningkat jika dibandingkan pada Mei 2020
yaitu dari US$519,19 juta. Demikian juga bila dibandingkan dengan Juni 2019, ekspor mengalami kenaikan sebesar 23,90 persen,” kata Dinar Butar-Butar, Selasa (4/8/2020).

Menurutnya, golongan barang yang mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar Sumatera Utara pada Juni 2020 terhadap Mei 2020 adalah lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$65,67 juta (37,04%).

“Kenaikan ekspor Sumut itu terbesar ke Tiongkok yaitu US$82,96 juta diikuti Amerika Serikat sebesar US$76,09 juta dan India sebesar US$70,21 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 35,16 persen,” bebernya.

Sedangkan menurut kelompok negara utama tujuan ekspor ke kawasan Asia (di luar ASEAN) merupakan yang terbesar dengan nilai US$232,80 (35,71%)

Dinar menyebutkan, peran dan perkembangan ekspor Sumut di sektor Pertanian pada Juni mengalami kenaikan US$8,86 juta (23,63%) dibandingkan Mei 2020.

Untuk sektor Industri naik sebesar US$123,97 juta (25,73%) , sedangkan sektor-sektor lainnya relatif stabil.

Sementara kontribusi nilai ekspor sektor industri terhadap total nilai ekspor Januari–Juni 2020, sebesar 91,68 persen, sektor pertanian sebesar 8,32 persen, dan sektor pertambangan dan penggalian, sektor minyak dan gas, serta sektor lainnya sebesar 0,00 persen.

Lebih lanjut dipaparkan Dinar, untuk ekspor menurut golongan barang utama pada Juni 2020 terhadap Mei 2020 yang mengalami kenaikan terbesar adalah golongan lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$65,67 juta (37,04%).

Kenaikan juga diikuti karet dan barang sebesar US$27,46 juta (52,29%). Hanya sabun dan preparat pembersih yang mengalami penurunan ekspor golongan barang pada 10 golongan barang utama yaitu turun sebesar US$410 ribu (-1,56%).

Ditambahkan Dinar, ekspor pada periode Januari–Juni 2020 bila dibandingkan Januari–Juni 2019, golongan barang yang mengalami kenaikan terbesar adalah bahan kimia organik mengalami kenaikan sebesar US$31,70 juta (18,78%) dan golongan ikan dan udang naik sebesar US$27,64 juta (22,55%).

Golongan barang yang mengalami penurunan adalah golongan karet dan barang dari karet turun sebesar US$46,62 juta (-8,77%) dan berbagai produk kimia sebesar US$43,02 juta (9,87%).

Selama periode Januari–Juni 2020, ekspor dari 10 golongan barang (HS 2 digit) mampu memberikan kontribusi sebesar 88,36 persen terhadap total ekspor Sumut.

Sementara itu ekspor di luar 10 golongan barang memberikan kontribusi sebesar 11,64 persen.

“Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang pada periode Januari–Juni 2020 turun 1,41 persen terhadap Januari–Juni 2019,” bebernya.

Pada ekspor terbesar selain Tiongkok AS dan India, negara
Jepang juga merupakan pangsa ekspor untuk kawasan Asia di luar ASEAN yaitu sebesar US$28,06 juta.

Pada periode Januari–Juni 2020 dibandingkan periode yang sama pada 2019, negara tujuan utama yang mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar adalah Malaysia sebesar US$67,15 juta (76,98%) diikuti India sebesar US$61,46 juta (28,43%) dan Myanmar sebesar US$54,53 juta (109,40%). ( rm-04)