Kontak Erat dengan Plt Walikota Medan, 23 ASN Jalani Tes Swab PCR

35362

Medan | rakyatmedan – Dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pasca Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi terkonfirmasi positif Covid-19, Pemko Medan langsung melakukan contact tracing terhadap orang-orang yang selama ini berhubungan dekat dengan Akhyar.

Contact tracing dilakukan melalui uji swab PCR yang dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota Medan Jl Jendral Sudirman No 35 Medan, Kamis (6/8/2020).

Ada 23 orang yang menjalani tes swab PCR yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Medan. Dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) level dua yang terdiri dari berupa masker bedah 3 lapis, hazmat, sarung tangan karet sekali pakai, dan pelindung mata/face shield 2 orang petugas kesehatan dari Puskesmas Rantang dan 2 orang dari Puskesmas Darussalam satu persatu mengambil sampel dari hidung dan tenggorokan para Ajudan (ADC) Plt Walikota Medan, staf Subbag. Protokol Pemko Medan serta patroli dan pengawal (Patwal) yang sehari-hari bekerja berdampingan dengan Plt Walikota Medan tersebut.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi mengatakan, contact tracing ini dilakukan bagi yang memiliki kontak erat dengan Plt Walikota terutama yang selalu mendampingi saat melaksanakan tugas keseharian.

“Contact tracing dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya orang-orang yang selalu melekat dan mendampingi Pak Plt Walikota Medan saat melaksanakan tugas-tugasnya seperti Ajudan, Protokol dan Patwal yang memiliki potensi tinggi terpapar,” ujarnya.

Edwin juga mengatakan jika ada hasil uji Swab dari orang-orang yang melekat tersebut yang positif maka segera akan dilakukan penanganan lebih lanjut.

“Apabila ada yang positif dari hasil Swab nya maka, akan diambil tindakan penanganan yang intensif melalui karantina selama 14 hari yang dalam rangkaian karantina tersebut akan dilakukan tes swab kembali hingga benar-benar menunjukkan hasil yang negatif,” ucapnya.

Selain Plt Walikota Medan, sambung Edwin, ada beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkonfirmasi positif Covid-19, terkait itu, contact tracing juga akan dilakukan kepada orang-orang terdekat dengan pimpinan OPD yang positif tersebut. (rm-05)