Fitnah Hotel Deli Indah, Kuasa Hukum Laporkan Akun Facebook HBP

64331

MedanI rakyatmedan- Beredarnya berita Hotel Deli Indah yang dituding menjadi lokasi peredaran narkoba dan prostitusi anak di bawah umur dibantah keras Hendri Dumanter Tampubolon melalui kuasa hukumnya M Asril Siregar dan Fuad Said Nasution.

Ia menegaskan akibat pemberitaan tersebut nama baik hotel dan pemilik menjadi tercemarkan.

Tak Terima, melalui kuasa hukumnya, Hendri Dumanter Tampubolon pun melaporkan kasus tersebut ke Satreskrim Polresta Deliserdang dengan Nomor STTLP/400/VIII/2020/SU/RESTA DS.

“Saya sebagai kuasa hukum Hendri Dumanter Tampubolon merasa keberatan dengan akun facebook HBP yang dalam tautannya mengatakan anggota DPRD Deliserdang Hendri Dumanter Tampubolon berang atas pemberitaan yang menyebutkan Hotel Deli Indah merupakan sarang prostitusi, peredaran narkoba, BNN dan FPI telah mendapat upeti bulanan,” ujar Kuasa Hukum, M Asril Siregar, Senin (11/8/2020).

Atas postingan itu, maka kliennya merasa terfitnah dan mengadukan akun facebook tersebut ke Polresta Deliserdang.

Asril menambahkan tindakan HBP tersebut telah menyalahi kode etik wartawan dikarenakan telah menuliskan nama klien yang seorang anggota Dewan.

“Kami merasa aku facebook tersebut mencemarkan nama baik klien kami sesuai Pasal 45 Ayat 3 UU 2016. Maka Polresta Deli Serdang telah menerima laporan kami,” terangnya.

Terkait pemberitaan Hotel Deli Indah menjadi lokasi peredaran narkoba dan prostitusi anak dibawah umur, Asril membantah keras berita tersebut.

“Silahkan dibuktikan, itu tidak pernah dilakukan Hotel Deli Indah. Saya pastikan dan pertanggung jawabkan tidak ada semua itu. Berita itu semua fitnah. Buktikan jika semua itu ada,” tegasnya.

Kemudian Asril menerangkan, adanya statement Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak yang memberikan pernyataan menyudutkan Hotel Deli Indah sangat disayangkannya.

Menurutnya komentar Arist Merdeka Sirait mestinya melihat fakta sebenarnya. Sebelum berkomentar seharusnya ditelusuri dahulu.

“Kami melakukan tindakan hukum karena merasa dizolimi atas pemberitaan tersebut,” terangnya.

Asril berharap Polresta Deliserdang segera menindak lanjuti laporan kliennya karena ini terkait nama baik anggota DPRD. (rm-04)