Masuk Zona Merah, PSMS Terancam jadi Tuan Rumah

59347

Medan I rakyatmedan – PSMS Medan merupakan satu diantara sejumlah tim Liga 2 yang mengajukan diri sebagai tuan rumah dalam fase penyisihan grup Liga 2 yang akan kick off pada 17 Oktober mendatang.

“Sebagai prasyarat utama, setiap klub harus memiliki dua stadion yang diajukan. Dalam hal ini PSMS sendiri merujuk Stadion Teladan Medan, dan Stadion Baharoeddin Lubuk Pakam, sebagai venuenya,” terang Sekum PSMS Medan, Julius Raja, Rabu (12/8/2020)

Namun seperti diketahui saat ini Medan dan Deli Serdang disebut sebagai lokasi venue yang diajukan berada dalam zona merah dengan penyebaran Covid 19 yang lumayan tinggi.

Pada manager meeting yang digelar PSSI dan diikuti seluruh tim Liga 2, pada Selasa (11/8/2020) petang, ada salah satu poin penjelasan mengenai syarat utama tuan rumah yang harus dipatuhi.

Syaratnya mengikuti standar Covid 19 yakni zona yang terbilang aman untuk resiko penularan seperti yang tertuang dalam poin 4 dari 7 poin bahasan utama rapat yang digelar secara virtual itu.

“Untuk syarat tuan rumah, harus memiliki dua stadion dan semua tim boleh mengajukan tuan rumah yang nantinya akan diseleksi. Jika dianggap layak akan diambil 4 team yang kotanya agak aman dari Covid 19, untuk jadi tuan rumah,” kata Julius.

Disinggung peluang PSMS mengajukan tuan rumah dengan persyaratan dua stadion yang didaftarkan, yakni Stadion Teladan Medan, dan Stadion Baharoeddin Lubuk Pakam, sejauh ini bilang pria yang akrab disapa King tak ada masalah.

Hanya saja, katanya peraturan PSSI terbilang ketat yakni memprioritaskan daerah dengan zona Covid yang tak terlalu berbahaya yakni hijau dan kuning.

“Kita sudah ajukan sebagai tuan rumah. Masalah diterima atau tidaknya tergantung PSSI, karena nantinya ada proses Bidding (pengundian), kata King.

Menurutnya setiap peserta yang mengajukan tuan rumah akan dipanggil PSSI untuk memaparkan kesiapan menyelenggarakan kompetisi. (rm-04)