Delapan Anggota Paskibraka Sumut 2020 Purna Tahun Lalu

63558

Medan | rakyatmedan – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengukuhkan 8 orang siswa terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2020 tingkat Provinsi Sumut, di Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Sabtu (15/8/2020).

Sebanyak 8 orang siswa ini akan bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Apel Kantor Gubernur Sumut. Di tengah pandemi Covid-19, Paskibraka diharapkan tetap semangat dalam menjalankan tugas.

Hadir dalam pengukuhan itu, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Panglima Kodam (Pangdam) I/BB Mayjen TNI Irwansyah, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut R Sabrina.

Paskibraka 2020 dengan moto satu perkataan dan perbuatan, bertanggung jawab, rela berkorban untuk Tanah Air Indonesia ini ditandai dengan mengucapkan ikrar dan mencium bendera merah putih.

Tahun ini pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI berbeda dari tahun sebelumnya. Meski dilaksanakan secara sederhana, prosesi pengibaran nantinya diharapkan tetap khidmat dan nilai kemerdekaan tetap terpatri.

Selain itu pemilihan para siswa anggota Paskibra pada tahun ini tidak dilakukan seleksi seperti pada tahun sebelumnya. Paskibra 2020 tahun ini merupakan purna 2019.

Pelatih Paskibraka 2020, Letda Kav Derys dan Serma Kav Siswadi dari kesatuan Batalyon Kavaleri 6/Naga Karimata (Yonkav 6/serbu) Kodam I/BB mengatakan seluruh Paskibraka 2020 ini telah di karantina 10 hari dari tanggal 9 – 18 Agustus di Hotel Alam dan dilatih di lapangan apel Kantor Gubernur Sumut.

“Karena purna dari tahun lalu, secara kemampuan sudah basic. Pelatihannya kita tetap mengatur jarak dan protokol kesehatan,” ucap Serma Kav Siswadi.

Sementara itu, Andi Syahputra yang merupakan siswa SMK Nusantara Serdang Bedagai merasa bangga kembali terpilih sebagai Paskibraka pada tahun ini.

“Senang saya terpilih lagi. Yah tetap semangat meski ada wabah Covid-19,” ucap Andi.

Begitu juga Rani Ginting, siswi SMA Negeri 1 Tapteng juga merasa gembira karena terpilih lagi mengemban amanah sebagai pengibar bendera. (rm-06)