MELUAPKAN KEGEMBIRAAN. Pemain Arema FC meluapkan kegembiraan usai mencetak gol ke gawang PSMS Medan. Arema FC menang telak atas PSMS Medan 5-0.
MELUAPKAN KEGEMBIRAAN. Pemain Arema FC meluapkan kegembiraan usai mencetak gol ke gawang PSMS Medan. Arema FC menang telak atas PSMS Medan 5-0.

Malang | rakyatmedan – PSMS Medan dipaksa gigit jari saat melakoni laga pekan ke-28 GO-JEK Liga 1 2018. Melawat ke Stadion Kanjuruhan, markas Arema FC, mereka kalah telak 0-5.

Pelatih PSMS, Peter Butler mengakui anak asuhnya kalah bagus dari Arema FC pada pertandingan kali ini. Tim tuan rumah bermain lebih cepat dan agresif untuk melancarkan serangan.

“Saya harus jujur, Arema FC bermain lebih baik hari ini. Mereka lebih agresif, lebih cepat, sedangkan kami tidak begitu,” kata Butler saat konferensi pers usai pertandingan.

Ditambahkan Butler, tim besutannya sulit untuk mengembangkan permainan. Absennya beberapa pemain inti seperti Leinardo Lobo dan Suhandi menjadi alasannya.

“Kami kehilangan beberapa pemain inti karena cedera. Itu jelas membuat kami kesulitan dalam menemukan permainan terbaik,” tutur pria asal Inggris itu.

Kekalahan ini membuat PSMS semakin terpuruk di dasar klasemen. Tim berjuluk Ayam Kinantan baru bisa mengoleksi 27 poin hasil dari 27 pertandingan yang telah dilalui. (rm/li)