Gegara Ban Betor, Anak Aniaya Ayah hingga Tewas

87529
ANIAYA. Petugas mengamankan tersangka penganiaya ayah kandung hingga tewas ( ist
ANIAYA. Petugas mengamankan tersangka penganiaya ayah kandung hingga tewas (ist)

Medan I rakyatmedan – Peristiwa tragis dan keji dilakukan seorang anak terhadap ayahnya kembali terjadi di Medan.

Korban, Alkana Pangaribuan (65), meninggal dunia setelah dianiaya anak kandungnya di Jalan Pantai Timur Kecamatan Medan Helvetia, Senin (24/8/2020).

Peristiwa penganiayaan dilakukan seorang anak kepada bapaknya sehingga meninggal dunia itu menghebohkan warga sekitarnya.

Informasi yang dihimpun di lokasi, penganiayaan itu bermula ketika pelaku menemui ayahnya untuk meminta ban becak motor (betor) milik korban.

Namun keinginannya itu ditolak sang, sehingg pelaku marah dan tega memukuli ayahnya dengan tangan kosong secara membabi buta.

Warga yang melihat pria paruh baya itu tak berdaya dan terkapar di lantai rumah kemudian membawa korban ke klinik terdekat untuk mendapat perawatan medis.

Namun nyawa korban tak tertolong diduga alami luka parah akibat penganiayaan yang dilakukan putranya.

Selanjutnya warga memberitahukan kejadian tersebut ke Polsek Medan Helvetia.

Petugas yang menerima laporan itu kemudian turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia Iptu Suyanto Usman Nasution yang dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

“Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motifnya. Untuk otopsi masih kita lakukan mediasi terhadap pihak keluarga korban,”ujarnya

Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia, Iptu Suyanto Usman Nasution  di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motivasi terduga pelaku, Er (24) yang tega menganiaya orang tuanya hingga tewas.

Disebutkannya, dalam waktu 2 jam, kepolisian berhasil meringkus tersangka di Jalan Bhakti Sukadono Tanah Garapan, Sunggal. (rm-04)