Wisuda Daring Unpab jadi Titik Awal Menuju Roadmap Making Indonesia 4.0

80282

Medan I rakyatmedan – Di tengah pandemi Covid-19, Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) untuk pertama kalinya dalam sejarah menggelar wisuda angkatan ke-64 secara daring.

Rektor Unpab, Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, SE, MM melantik 650 lulusan yang terdiri dari lulusan jenjang diploma (D3), sarjana (S1), dan Pascasarjana (S2) dalam acara tersebut, di Aula Perpustakaan Unpab, Jalan Gatot Subroto Km 4,5 Medan, Sabtu (29/8/2020).

Wisuda disiarkan langsung dengan diikuti wisudawan dari kediaman masing-masing melalui zoom dan disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube E-Learning Unpab.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir anggota Senat Universitas Pembangunan Panca Budi dan Dewan Guru Besar, Dra. Hj. Yasmin Siti Khadijah selaku Ketua Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya, Rektor I Ir. Bhakti Alamsyah, M.T, Ph.D, Rektor II Nazli Azwani, Rektor III Hasrul Azwar Hasibuan, SE., MM., Direktur Pascasarjana, Dekan dan Kepala Prodi se-lingkungan Unpab.

Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE, MM menyampaikan ini merupakan hari yang bersejarah karena baru pertama kali Unpab melaksanakan wisuda sistem online atau daring.

“Deengan segala keterbatasannya, dengan segala tujuan untuk mengabdikan diri kepada para mahasiswa, dengan terpaksa kita melaksanakan wisuda daring atau dalam jaringan yang dihadiri sekitar 50 orang para wisudawan, civitas akademika dalam kampus Panca Budi dan selebihnya diikuti para wisudwan dengan metode online,” kata rektor.

Rektor menyatakan turut bangga dengan prestasi yang telah dicapai. Untuk itu, dia mengharapkan kepada wisudawan untuk mengamalkan ilmu dalam profesi saudara masing-masing secara lebih bertanggungjawab dan berkualitas.

Rektor juga mengatakan, Unpab tetap bersemangat memberikan pelayanan terhadap mahasiswa untuk kegiatan akademik dan nonakademik terutama pelaksanaan wisuda angkatan ke-64 ini yang diadakan di tengah pandemik yang mengharuskan diadakan secara online ataupun daring.

Dikatakannya, Unpab wajib melakukan suatu perubahan dan penguatan dalam segala sektor pembelajarannya agar dapat menghasilkan mahasiswa unggulan, memiliki kemampuan teknologi dan memiliki karakter berdasarkan nilai-nilai luhur kebudayaan dan nilai-nilai luhur kepancabudian.

Dengan tema wisuda pembangunan desa wujud inplementasi kampus merdeka pada tatanan baru untuk Indonesia maju juga digunakan sebagai titik awal bagi Unpab untuk berbenah diri mulai dari perbaikan dan penyempurnaan tata kelola, sistem Informasi hingga kepada pelaksanaan akademik secara menyeluruh dalam menyikapi program Roadmap Making Indonesia 4.0.

Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof. Dian Armanto, yang turut hadir melalui video yang disiarkan pada saat pelaksanaan wisuda dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan wisuda daring Unpab angkatan ke-64.

“Saya ucapkan selamat berkarya, selamat bekerja selamat bertugas saya yakin seyakin yakin nya bahwa lulusan semua akan menjadi orang hebat dimasa depan,” ucap Prof. Dian Armanto.

“Untuk menjadi orang sukses berbaktilah pada orang tua karena orangtua adalah jelmaan yang maha kuasa hadir di dunia ini untuk kita mintai restu sehingga kita akan menjadi sukses dimasa depan.” kata Dian Armanti.

Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumut Dr Ansari Yamamah dalam sambutannya berharap Unpab ke depan mampu menjadi yang terbaik di Sumut.

“Tentu saja kami merasakan kebanggan itu karena Unpab telah memainkan peran-peran penting dan maksimal dalam rangka mencerdaskan anak bangsa di perssada yang tercinta ini,” kata Ansari Yamamah.

Dari 650 Wisudawan Unpab, sebanyak 8 orang di antaranya dinyatakan sebagai wisudawan terbaik, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik, yaitu Hadi Zulkarnain dari Prodi Magister Ilmu Hukum dengan IPK 3,88.

Selain itu Hamdany Cibro dari Ilmu Hukum dengan IPK 3,86, Cyntia Nartayanti dari Ekonomi Pembangunan dengan IPK 3,87, M Ganda Alfaridzi Nasution dari Manajemen dengan IPK 3,82, Mori Fadhilah dari Akuntansi dengan IPK 3,85, Galuh Addabbiyah dari D3 Perpajakan dengan IPK 3,62, Ataya Putri dari Sistem Komputer dengan IPK 3,86 dan Asmawati Nur Maruao dari Pendidikan Agama Islam dengan IPK 3,78. (rm-04)