Dr Sjahrir Corner Collection Perpustakaan USU Diresmikan

188853

Medan I rakyatmedan -Universitas Sumatera Utara ( USU) kini memiliki tambahan satu fasilitas layanan baru di Gedung Perpustakaan, yakni Dr Sjahrir Corner Collection, atau Pojok Buku Dr Sjahrir.

Peresmiannya dilakukan Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu, SH, MHum, mewakili Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Jenderal TNI (HOR) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A di Dr Sjahrir Corner Collection.

Dr Sjahrir Corner Collection ini memuat 1.999 judul dan 2.038 eksemplar buku-buku koleksi pribadi ekonom dan politisi Almarhum Dr Sjahrir.

Buku-buku tersebut dapat diakses dengan menggunakan penelusuran melalui sistem Online Public Acses Catalogue (OPAC) USU Library dan pengunjung dapat menemukan buku yang dicari dengan lebih cepat dan mudah.

Pembukaan dan peresmian tersebut dilaksanakan secara langsung (luring) dan daring, pada Senin (7/9/2020).

Turut menghadiri secara daring Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Jenderal TNI (HOR) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A, yang merupakan abang ipar dari Almarhum Dr Sjahrir, Pembina Yayasan Dr Sjahrir Dr Kartini Panjaitan Sjahrir yang juga adalah istri Almarhum Dr Sjahrir.

Selain itu putera-puterinya Pandu Patria Sjahrir, MBA (Komisaris Bursa Efek Indonesia) dan Gita Rusminda Sjahrir (Founder R Fitness), Ketua Majelis Wali Amanat USU Drs Panusunan Pasaribu, MM beserta sejumlah pimpinan universitas, fakultas dan lembaga serta unit kerja di USU .

Hadir secara luring mendampingi Rektor USU, Sekretaris Universitas Sumatera Utara Prof Dr dr Farhat, M Ked (ORL-HNS), Sp THT-KL (K), Kepala Perpustakaan USU Dr Jonner Hasugian, MSi dan Direktur Sekolah Pascasarjana USU Prof Dr Robert Sibarani, MS.

Peresmian pojok buku juga dihadiri secara daring oleh ribuan mahasiswa dan mahasiswi di lingkungan USU.

Dalam sambutannya saat membuka dan meresmikan Dr Sjahrir Corner Collection, Jenderal TNI (HOR) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Almarhum Dr Sjahrir bukan saja dikenalinya sebagai salah satu tokoh ekonomi dan politik terkemuka negeri ini, melainkan secara pribadi ia juga menganggap Dr Sjahrir merupakan tokoh yang lompatan pemikirannya jauh ke depan dan melampaui zaman.

“Saya mengenal Almarhum Dr Sjahrir dengan sangat dekat dan hampir tiada batas selama bertahun-tahun, bukan saja dalam konteks pertalian keluarga namun juga sebagai seorang sahabat,” kata Luhut.

Menurutnya tentu keberadaan Dr Sjahrir Corner Collection di USU ini membangkitkan keharuan dan kebanggaan tersendiri baginya. Mengingat nantinya akan ada banyak orang dari berbagai latar belakang sosial dan pendidikan yang akan membaca, menelaah dan menjadikan buku-buku koleksi Dr Sjahrir tersebut sebagai sebuah referensi ataupun untuk kebutuhan studi komparasi bagi kepentingan mereka masing-masing.

“Baik dari kalangan akademisi, mahasiswa hingga masyarakat umum. Dengan demikian, pemikiran-pemikiran yang diyakini dan dilahirkan Dr Sjahrir dalam perjalanan akademis dan karirnya, akan banyak dikenal kalangan yang lebih luas dan beragam. Selain itu, kalangan yang lebih muda tidak akan kehilangan jejak dalam mengenali dan memahami sejarah serta perjalanan karir dan kehidupan salah seorang ekonom terbaik di negeri ini,” ungkapnya.

Menurut Luhut, Indonesia memiliki banyak sekali tokoh yang pintar dan andal dalam berbagai bidang.

Akan tetapi, keberadaan mereka seringkali hanya dikenali melalui pemberitaan media massa yang kadang cenderung dipengaruhi arus pemberitaan yang dikehendaki masing-masing pemilik media.

“Jarang sekali yang mengangkat profil utuh dan pemikiran-pemikiran bernas serta bermanfaat dari tokoh-tokoh tersebut. Maka, pendirian Dr Sjahrir Corner ini merupakan salah satu upaya yang difungsikan untuk tujuan tersebut, yakni mengenalkan Dr Sjahrir lebih dekat kepada kalangan intelektual muda dan masyarakat luas,” katanya.

Sementara Ketua Yayasan Dr Sjahrir, Dr Kartini Panjaitan Sjahrir menyampaikan ucapan terima kasih dan sukacitanya atas dibuka dan diremikannya Dr Sjahrir Corner Collection, di mana buku-buku koleksi pribadi suaminya disimpan dan akan dapat diakses seluruh civitas akademika USU serta masyarakat umum.

“Dengan diresmikannya Dr Sjahrir Corner Collection ini, saya juga menitipkan harapan agar seluruh civitas akadedemika USU dapat memanfaatkan informasi yang termuat dalam buku-buku tersebut dengan baik dan benar, serta memaksimalkan peruntukkannya bagi kemajuan bangsa dan negara,” katanya.

Semoga seluruh koleksi buku-buku ini juga mendapatkan perawatan dan pemeliharaan yang memadai agar dapat bertahan lama dan digunakan generasi-generasi berpuluh-puluh tahun mendatang.

“Digitalisasi informasi memang sesuatu yang tidak dapat dibendung lagi. Namun, keberadaan buku-buku konvensional dengan fisik yang dapat dipegang secara langsung tetap akan memiliki tempat tersendiri di hati para penjelajah ilmu pengetahuan,” kata Dr Kartini.

Dalam kesempatan itu kedua putera dan puteri Almarhum Dr Sjahrir juga mengemukakan berbagai kenangan dan testimoni mereka terkait sang ayah semasa hidupnya. Juga harapan-harapan yang dititipkan melalui keberadaan Dr Sjahrir Corner Collection.

Pada bagian akhir sebelum pengguntingan pita, Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu, SH, M Hum, juga mengucapkan terima kasih kepada Pembina Yayasan Dr Sjahrir, Dr Kartini Panjaitan Sjahrir dan keluarga, atas pemberian hibah buku-buku Almarhum Dr Sjahrir, baik buku-buku yang ditulisnya sendiri maupun buku-buku yang telah dibacanya sepanjang hayat.

Selain itu, Rektor juga menyampaikan paparan profil USU berikut prestasi-prestasi dan capaian kinerja yang telah didapatkan selama ini.

Adapun Ketua MWA USU Drs Panusunan Pasaribu, MM, selain mengucapkan selamat kepada USU atas dibukanya Dr Sjahrir Corner Collection, juga menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Dr Kartini Panjaitan Sjahrir sebagai salah satu dari 10 Calon Anggota MWA USU Wakil Masyarakat. ( rm-04)