Tersangka Pembunuh Driver Ojol, Fitri Yanti Ditangkap di Riau

137421

Medan I rakyatmedan-Tersangka pelaku pembunuhan Fitri Yanti (45), warga Jalan Bromo Gang Bahagia, Kelurahan Tegal Sari II,  Kecamatan Medan Area diringkus Personel Polsek Tapung, Polda Riau.

Kabid Humas Poldasu Kombes Tatan Dirsan Atmaja ketika dikonfirmasi, Rabu (23/9/2020) mengakui penangkapan terhadap tersangka yang merupakan suami siri korban FP (49).

informasi diperoleh, tersangka FP ditangkap Polsek Tapung setelah mendapat permintaan bantuan dari Polda Sumut tentang keberadaannya.

“Tersangka kita tangkap ketika sembunyi di rumah kerabatnya,” sebutnya.

Dikatakanya pengungkapan kasus itu akan dirilis dalam waktu dekat. Saat ini, tersangka sudah dijemput Poldasu dan masih dalam perjalanan.

Sebelum Fitri Yanti dibunuh FP, korban pernah dianiaya istri tua tersangka sesuai Laporan Nomor: DISTPL/820/K/VIII/2016/SU/POLRESTA MEDAN/SEK M KOTA.

Aksi penganiayaan itu terjadi di Jalan Halat, Kelurahan Teladan Barat pada Sabtu (6/8/2016) sekira pukul 13.00 WIB.

Kasus penganiayaan itu diakui anak almarhum bernama Farhan Aulia Natuho.

Kemudian, korban juga pernah dianiaya tersangka saat mereka tinggal di Jambi.

Tersangka dalam aksinya itu tega menghabisi nyawa korban dengan leher nyaris putus akibat digorok .

Tersangka kemudian membuang mayatnya di parit Jalan Tambak Rejo Pasar II Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Delisedang pada Minggu (30/8) pagi.

Diberitakan sebelumnya, FP tega membunuh istrinya sendiri, Fitri Yanti (44) yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online (ojol) yang
diduga motifnya karena asmara

FP dan korban sudah 3 tahun berumah tangga dan keduanya belum dikaruniai anak.

Tapi korban dari suami pertama mempunyai tiga anak, 1 laki-laki dan 2 perempuan yang sudah dewasa.

Keterangan keluarga korban, disebutkan bahwa Fitri selama empat bulan terakhir tinggal bersama orangtuanya di Jalan Bromo Gang Bahagia. Pasalnya, korban sering bertengkar dengan suaminya.

Selama ini korban dan FP tinggal di Pasar V Tembung. Karena sering bertengkar dengan suaminya, makanya korban kembali ke rumah orangtuanya (rm-04)