Pelaku Perampokan Sepeda Motor Modus Lempari Korban Dibekuk

64612

Medan I rakyatmedan-Tiga pria pelaku perampokan sepeda motor dengan modus melempar korban dengan batu akhirnya diringkus personel Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia.

“Para pelaku merupakan warga Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Namun mereka diamankan dari lokasi penangkapan berbeda,” kata Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamaean Hutahaean Selasa (6/10/2020).

Disebutkannya ketiga pelaku itu yakni AH (19), HS (19) dan JS (19), ditangkap terpisah dari Jalan Asrama, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, dan dari rel kereta api Jalan Gaperta Ujung Gang Bakti, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Dalam menjalankan aksi kejahatannya, para pelaku bermoduskan melempar korbannya menggunakan batu di dekat rel kereta api Jalan Asrama, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan

Ketiga tersangka ditangkap berdasarkan Laporan Polisi LP/465/X/2020/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Helvetia/Tanggal 04/10/2020.

Dalam laporannya, korban menuturkan, pada Minggu (4/10/2020) dini hari sedang mengantar pacarnya dengan mengendarai sepedamotor Honda Beat  putih nomor polisi BK 3746 AGE.

Namun begitu tiba di  dekat rel kereta api Jalan Asrama, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, tiba-tiba saja kedua sejoli ini dilempari batu para tersangka.

Akibatnya, korban terjatuh dari kendaraannya dan sepedamotornya langsung dibawa kabur kawanan perampok tersebut.

“Begitu mendapatkan laporan, personel Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan,” kata Pardamean.

Dua tersangka berinisial AH dan HS berhasil dibekuk dari kawasan rel kereta api Jalan Asrama, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Selanjutnya, personel Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia langsung melakukan interogasi dan pengembangan, hingga kembali berhasil menangkap tersangka JS di Jalan Gaperta Ujung Gang Bakti Rel Kereta Api, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan pada Selasa (06/10/2020) sekira pukul 03.30 WIB.

Dalam melakukan aksinya, para tersangka ini memiliki peran masing-masing.

Untuk tersangka HS berperan melempar batu ke korbannya. Sedangkan tersangka JS berperan menyembunyikan sepedamotor milik korban di belakang mobil pick up yang tak jauh dari lokasi kejadian dan berencana menjualnya kepada orang lain, “paparnya.

Pardamean menyebutkan pihaknya juga turut menyita 1 unit sepedamotor Honda Beat BK 3746 AGE sebagai barang buktinya.

Akibat perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 365 ayat (2) ke 1e, 2e Subs Pasal 363 ayat (2) Jo Lasal 55, 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan badan 12 tahun. (rm-04)