Serapan APBN Sumut Capai Rp Rp45,9 Triliun di Triwulan III Tahun 2020

58497

Medan I rakyatmedan– Penyerapan APBN di Sumatra Utara pada semester III tahun 2020 mencapai Rp45,9 triliun atau sebesar 74.4% dari pagu Rp61,96 triliun.

“Realisasi ini naik 6,5% dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya,” kata Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumut, Tiarta Sebayang saat paparannya pada kinerja pendapatan dan belanja negara sampai dengan triwulan III 2020 secara virtual zoom, Kamis (08/10/2020).

Tiarta menyebutkan, realisasi tersebut terdiri dari dana APBN yang disalurkan melalui KPPN dalam wilayah kerja Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Utara Rp 13.47 triliun atau 61.85% dari pagu APBN sebesar Rp 21.78 triliun.

Kemudian Transfer ke Daerah dan Dana Desa yang diterima daerah sebesar Rp32,19 triliun atau 80,11% dari pagu Rp40,18 triliun.

Dalam keterangan tertulis yang diterima rakyatmedan, Jumat (9/10/2020) disebutkan dalam pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara, Oza Olavia, Kepala Kanwl DJP Sumut I, Max Darmawan dan Kepala Kanwil DJP Sumut II, Romadhaniah, dan Kepala Kanwil DJKN Sumatera Utara,Teddy Syandriadi.

Selain itu, Provinsi Sumatera Utara juga menerima dana 15 program bantuan PEN dari Pemerintah Pusat yang sudah disalurkan sebesar Rp6,95 triliun.

Dengan demikian total APBN yang telah direalisasikan untuk Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp53,61 triliun.

Tiarta menyebutkan pandemic Covid 19 melanda seluruh belahan dunia termasuk di Sumatera Utara mempengaruhi kehidupan masyarakat termasuk pertumbuhan ekonomi.

Untuk mengatasi keadaan tersebut, terdapat program yang dikhususkan yakni Pemuluhan Ekonomi Nasional (PEN) dan upaya stimulus fiskal penanggulangan dampak Covid-19 mengakselerasi pertumbuhan konsumsi dan menahan penurunan ekonomi lebih lanjut.

Selain itu, terdapat upaya pemerintah melalui optimalisasi kinerja APBN.

Sedangkan dari sisi Penerimaan Negara sampai dengan triwulan III Tahun 2020 total penerimaan sebesar Rp17,69 triliun dengan realisasi 73,82% dari total target penerimaan negara Rp23,9 triliun.

Penerimaan ini terdiri dari sektor Pajak sebesar Rp15,15 triliun, Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp1,23 triliun dan PNBP dari Kanwil DJKN Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp21,91 miliar dari total PNBP sebesar Rp1,3 triliun.

Jika dibandingkan periode yang sama Tahun 2019, terjadi penurunan sebesar 0,7% yang disebabkan pemberian insentif perpajakan kepada pelaku usaha untuk menekan dampak ekonomi akibat pandemi.

Harapannya, dalam sisa waktu 3 bulan menjelang akhir tahun 2020, baik Belanja Negara maupun Penerimaan Negara dapat tercapai sesuai dengan target.

Peran aktif seluruh stakeholder sangat diharapkan dalam mengelola APBN di unit kerjanya masing-masing untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. ( rm-04)