Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta | rakyatmedan – Satu helikopter militer Afghanistan yang membawa 25 orang jatuh di Afghanistan barat pada Rabu (31/10). Kecelakaan ini menewaskan semua orang di dalamnya, yakni dua pilot dan 23 penumpangnya.

Juru bicara Gubernur Provinsi Farah Nasir Mehri mengatakan helikopter jatuh karena “cuaca buruk” di distrik Anar Dara, yang berbatasan dengan Iran.

Namun Taliban mengklaim para militannya menjatuhkannya.

Menurut Mehri, di antara korban yang tewas adalah wakil komandan korps tentara untuk Afghanistan barat dan kepala dewan provinsi Farah.

Anggota dewan provinsi Dadullah Qaneh mengatakan helikopter itu menabrak puncak gunung dalam cuaca buruk saat perjalanan ke provinsi Herat.

Para pejabat senior pemerintah dan militer sering bepergian dengan helikopter di daerah-daerah, tempat wilayah kekuasaan Taliban.

Helikopter tabrakan tidak jarang terjadi di negara pegunungan yang dilanda perang.

Pada bulan September, satu helikopter militer Afghanistan yang membawa senjata dan amunisi terbakar ketika “pendaratan darurat” di Farah, menewaskan sedikitnya empat orang.

Awal bulan itu setidaknya 12 orang tewas, termasuk dua orang Ukraina, ketika sebuah helikopter yang dimiliki sebuah perusahaan Moldovan jatuh di provinsi utara Balkh. ‘