Imbas Covid-19 Tingkat Kepatuhan WP di Sumut Turun, Baru 60,74 Persen

Medan-I rakyatmedan– Tingkat kepatuhan wajib pajak (WP) untuk melaporkan SPT Tahunan di Sumatera Utara ( Sumut) masih rendah.

“Berdasarkan data pada posisi Oktober 2020 tingkat kepatuhan WP baru sebesar 60,74 persen, dibanding posisi sama pada 2019 sebesar 73 persen,” kata Plt Kakanwil Ditjen Pajak Sumut I, Max Darmawan, Kamis (12/11/2020) di Kantor Pajak Jalan Sukamulia Medan.

Menurut Max, turunnya kepatuhan WP tersebut salah satunya dipengaruhi pandemi Covid-19 yang membuat komunikasi WP dengan fiskus dilakukan secara online.

“Pada tahun sebelumnya memang kita secara intensif melayani dan membantu WP yang datang untuk membuat mengisi laporan SPT. Tapi saat ini kan tidak bisa lagi sejak ada covid-19 mulai Maret, April dan itu kan adalah batas waktu penyampaian SPT,” ungkap Max.

Menurutnya jika memberikan bimbingan lewat zoom ada kesulitan karena tidak bisa menjelaskan secara langsung, belum lagi kendala pulsa data internet.

“Kami akan terus coba sampai dengan akhir tahun ini dan tetap optimis mampu mencapai target penerimaan pajak 2020 ini karena masih ada waktu satu setengah bulan ini,” kata Max.

Pada Tax Payer Gathering yang digelar di Aula Gedung Kanwil Ditjen Pajak Sumut I Medan, Rabu (11/11/2020), Max juga merinci tingkat kepatuhan WP Pajak Penghasilan (PPh) Badan 62,72 persen, PPh Orang Pribadi (OP) non karyawan 52,38 persen dan WP PPh OP karyawan 62,74 persen.

Pada Taxpayer Gathering 2020 dengan tema “Pemulihan Ekonomi untuk Indonesia Bangkit” yang merupakan kegiatan tahunan Kanwil DJP Sumut I ini dihadiri antara lain Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo, Kepala Kanwil DJP Sumatera Utara II Romadhaniah.

Tampil sebagai narasumber Senior Ekonom, Menteri Keuangan periode tahun 2013 – 2014 Muhammad Chatib Basri dan Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan DJP Ihsan Priyawibawa.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada sambutannya disampaikan secara virtual itu mengatakan kondisi perpajakan tengah mengalami berbagai kesulitan dibandingkan sebelum terdampak pandemik Covid-19.

Menurut Gubsu, kondisi ekonomi di Sumut sangat dipengaruhi dengan kondisi perpajakan. Untuk itu dia mengajak semua lapisan masyarakat tidak putus asa, masa depan akan lebih baik jika bergandengan.

Disebutkannya pajak tulang punggung dari pemulihan ekonomi. Karena itu Gubsu pun menyatakan siap menerima dan melakukan arahan dari pemerintah pusat agar pandemik ini segera berakhir.

Pada kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pemberian apresiasi sebagai wujud penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para Wajib Pajak Prominen atas pelaksanaan kewajiban perpajakannya. Kontribusi mereka memberikan percepatan pada pembangunan, khususnya Provinsi Sumatera Utara.

Pada pertemuan itu Kanwil DJP Sumatera Utara I memberikan apresiasi kepada tujuh WP yakni PT Wilmar Bioenergi Indonesia, PT Permata Hijau Palm Oleo, PT Tor Ganda, PT Industri Karet Deli, CV Dunia Parabola, CV Citra Jaya Perkasa, dan Irma Yani Siregar. (rm-04)