UIN Sumut Proyeksikan Menjadi Pusat Integrasi IImu

32884

Medan I rakyatmedan — Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) proyeksikan menjadi pusat integrasi ilmu dengan paradigma Wahdatul Ulum, pemberdayaan masyarakat dan moderasi beragama.

“Dengan visi ini diharapkan para alumni akan memiliki integritas yang tinggi, terhubung dengan Tuhan, mampu menerapkan ilmunya bagi kesejahteraan umat manusia, serta tidak gamang dalam menghadapi masa depannya,” kata Rektor UINSU, Prof Dr Syahrin Harahap MA, Kamis (19/11/2020).

Menurut rektor di hadapan 836 lulusan S1 maupun S2 dan S3 yang digelar secara daring di aula kampus Jalan Williem Iskandar Medan itu, pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia membuat sistem pendidikan mengalami kegoncangan, termasuk di UINSU.

Bahkan teknik perkuliahan pun saat ini bertumpu secara online.

“Sementara gedung-gedung kita tidak dapat dimanfaatkan untuk transmisi ilmu pengetahuan,” kata Syahrin

Disebutkannya, tantangan yang amat besar dihadapi bukan saja kesulitan dalam pembelajaran, tetapi juga kesulitan dalam membentuk kesiapan alumni memasuki dunia kerja.

Karenanya kita harus terus melipatgandakan kemampuan kita dalam melaksanakan pembelajaran yang lebih baik, agar alumni tidak terlambat dalam mempersiapkan masa depan mereka,” kata rektor.

Rektor menuturkan, untuk meningkatkan daya jawab UINSU terhadap tantangan pendidikan yang dihadapi, proses pendidikan di lingkungan perguruan tinggi itu dititikberatkan pada lima integrasi keilmuan.

Kelima integrasi keilmuan yang dimaksud adalah, pertama, integrasi vertikal yang menghubungkan para mahasiswa dan sarjana dengan Tuhannya.

Kedua, integrasi horizontal yang menghubungkan ilmu agama dengan ilmu umum. Ketiga integrasi aktualitas yang menghubungkan ilmu dengan penerapannya bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan umat manusia.

Keempat, integrasi etis yang menghubungkan sarjana yang berilmu dengan penegakan akhlakul karimah.

Kelima, integrasi interpersonal yang menghubungkan orang yang berilmu dengan rasa ketenangan dan kebahagiaan.

Pada kesempatan itu rektor mengungkapkan, pada hari ini UINSU genap berusia 47 tahun. Sebagai tanda syukur atas segala karunia dan rahmat Allah sepanjang sejarah universitas ini, menurutnya UINSU perlu menyadari berbagai keberhasilan yang telah diperoleh dan harapan-harapan masa depan.

Rektor menyebutkan, kini UINSU memiliki 4 kampus, selain kampus Jalan Sutomo dan Medan Estate juga ada kampus Tuntungan yang sangat representatif.

Disamping itu UINSU memiliki lahan kampus di Kualanamu yang akan menjadi kampus fakultas kedokteran dan pengembangan kajian peradaban.

Menurutnya, kemajuan yang diraih UINSU tidak terlepas dari bantuan, dorongan, perhatian, dan doa seluruh masyarakat.

“Untuk itu atas nama Civitas akademika UIN Sumatera Utara saya menyampaikan terimakasih yang tiada berhingga,” ujarnya.

Rektor juga berharap berharap UINSU tetap menjadi lembaga pendidikan tinggi yang dicintai oleh seluruh masyarakat.
(rm-04)