Laga Amal Mengenang Jasa Legenda PSMS akan Diikuti Tujuh Tim

Medan I rakyatmedan – Manajemen dan mantan pemain PSMS Medan akan menggelar laga amal dalam rangka mengenang jasa legenda PSMS, Parlin Siagian, di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, Minggu (29/11/2020)

Hal ini dikatakan Sekum PSMS Medan, Julius Raja di Kebun Bunga Jalan. Candi Borobudur Medan, Kamis (26/11/2020)

Julius Raja menjelaskan, laga amal ini rencananya nanti akan diikuti sebanyak 7 tim dan menggunakan format tropeo dengan durasi 2×20 menit.

“Manajemen PSMS Medan dan para mantan pemain PSMS berencana menggelar laga amal untuk mengenang jasa almarhum Parlin Siagian yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu. Laga amal ini nantinya akan diikuti 7 tim dan menggunakan format tropeo dengan durasi 2X20 menit” ujar Sekum PSMS Medan, Julius Raja.

Adapun ketujuh tim yang berpartisipasi untuk mengenang jasa Parlin Siagian yakni, Tim Mantan PSMS, Tim Kantor Pajak, Kebun Bunga FC, Tim Pengacara, Tim Koshek AURI, Tim Bank Sumut dan Tim Kurnia FC.

Julius Raja berharap dana yang terkumpul dari kegiatan amal itu nantinya bisa membantu meringankan keluarga yang ditinggalkan.

“Ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian semua pihak terhadap sosok Parlin yang cukup berjasa bagi PSMS. Semoga dana yang terkumpul nanti bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan” harap pria yang akrab disapa King ini.

Sebelumnya, legenda sepakbola, Parlin Siagian hembuskan nafas terakhirnya, Senin (16/11/2020), lalu sekitar pukul 12.00 WIB. Legenda PSMS Medan ini meninggal setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di RS Elisabeth Medan.

Sekedar informasi, Parlin Siagian memiliki spesialisasi tendangan pisang yang akurat dan kerap menjebol gawang lawan.

Bahkan, Parlin juga sukses menjadi pelatih dan beberapa kali membawa klub besutannya menjuarai kompetisi termasuk PSMS Medan.

Parlin bergabung dengan PSMS Medan pada 1971 dan berstatus sebagai pemain muda. Saat itu ia tergabung dengan pemain hebat sepert Wibisono, Zulkarnaen Pasaribu, Tumsila (‘Si Kepala Emas’), dan Yuswardi.

Untuk karir perdananya bersama The Killer julukan lain PSMS, Parlin saat itu bersama Nobon, Taufik Lubis dan Sarman Pangabean berhasil menjuarai Piala Perserikatan 1971.

Pada 1975 Parlin kembali membawa PSMS Medan menjuarai Piala Perserikatan setelah bermain imbang 1-1. PSMS menjadi juara bersama dengan tim Persija Jakarta, setelah laga berhenti karena adanya bentrok antar kedua pemain. (rm-04)