Dewan Guru Besar dan Pimpinan UISU Komit Jaga Proses Akademik

Medan I rakyatmedan- Dewan Guru Besar UISU Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin PhD didampingi Rektor UISU Dr H Yanhar Jamaluddin MAP dan para guru besar menyatakan komitmennya secara tegas untuk menjaga proses kegiatan akademik di UISU berjalan lancar.

Hal itu disampaikan Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin PhD yang juga anggota Komisi X DPR RI kepada wartawan kemarin (2/1) di Kampus UISU Jalan SM Raja Medan usai melakukan rapat bersama para Guru Besar UISU.

Selain Rektor UISU, hadir juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Ahmad Bakhori, ST. MT dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Sistem Informasi Andang Suhendi, SS. MA.

Komitmen guru besar dan pimpinan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) itu dituangkan dalam 4 (empat) point penting yang disampaikan kepada wartawan. Diantaranya menegaskan bahwa proses belajar mengajar dan pelaksanaan catur dharma UISU telah dilaksanakan sesuai dengan statuta UISU dan peraturan perundang-undangan.

Terkait legalitas akademik UISU berpedoman pada surat LLDikti Wilayah I Sumut Nomor: 18/LL1/KB.00/2020 tertanggal 9 April 2020 perihal perlindungan hukum akademik UISU yang menyatakan bahwa kepemimpinan Rektor UISU Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP.

Masih menurut Prof. Johar bahwa  sekarang ini UISU merupakan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbanyak yang memiliki guru besar di Sumatera Utara.

Ada 17 guru besar yang berkiprah mendidik generasi bangsa di universitas ini. Para guru besar yang berhimpun dalam Dewan Guru Besar UISU itu adalah Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin PhD sebagai ketua serta anggota seperti; Prof Drs Jumino Suhadi PhD (Sekretaris) Prof Dr Basyaruddin MS, Prof Dr Ir Usman Nasution, Prof Dr Ir Mhd Assad MSi, Prof Dr Ir Nurhayati MP,

Selain itu Prof Ir Tri Martial MP, Prof Dr Hasim Purba SH MHum, Prof Drs Efendi Barus MA PhD, Prof Dra Hj Hasrita Lubis MPd PhD, Prof Dr HM Joesoef Simbolon Sp KJ (K), Prof Dr HM Thamrin Tanjung SpOG (K), Prof dr Nadjib Dahlan Lubis Sp PA (K), Prof dr Azhar Tanjung Sp PD KP-KAI Sp MK (K), Prof Dr Tamsil Syafiuddin Sp P, Prof dr Askaroellah Aboet Sp THT-KL (K) dan Prof dr Hj Rafita Ramayani Sp A (K).

“Disini kami sampaikan khususnya kepada mahasiswa bahwa proses belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana mestinya. Dan para guru besar tetap menjalankan proses belajar mengajar, yakni saat ini berjalan dengan online,” ujarnya.

Bahkan, Prof Djohar juga menegaskan bahwa para guru besar akan turut serta menjaga kekondusifan UISU terutama menyampaikan kepada semua pihak termasuk para komponen organisasi kemahasiswaan bahwa proses akademik berjalan lancar dan tidak terganggu.

Pihaknya juga menyerukan dan mengingatkan kembali tentang visi dan misi UISU.

“Kembalilah kepada Khittah UISU, dan berjuang membangkitkan kembali kejayaan UISU, tidak boleh ada lagi persoalan seperti waktu lalu. Ke depan mari kita pikirkan pengembangan UISU. Kami para guru besar UISU berkewajiban untuk menjaga. Masalah apapun terjadi, proses belajar mengajar tetap berjalan dan saya akan mengawal di komisi X DPR terhadap persoalan yang terjadi,” tegasnya.

Johar juga menyebutkan agar masyarakat tidak usah ragu dengan isu-isu yang berkembang saat ini.

“Kami tetap berkomunikasi dengan Dikti dan akan mendorong agar UISU tetap melakukan proses akademik dengan baik,” tegasnya.

Seiring dengan pernyataan sikap Dewan Guru Besar UISU itu dibuktikan dengan adanya surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 1 Sumut nomor 18/LL1/KB.00/2020 tertanggal 9 April 2020.

Dalam surat tersebut ditandatangani Kepala LlDikti Sumut Prof Dian Armanto ditujukan kepada Yayasan UISU dan Rektor UISU perihal perlindungan hukum akademik UISU .

Dalam surat itu dinyatakan LLDikti Sumut telah menerbitkan surat Nomor  B/253/LL.2.1/ KB.00/2019 tanggal 26 Juni 2019 perihal Pemberitahuan Perubahan Organ Pengurus dan Pengawas Yayasan UISU periode 2019-2024 dan Penyangkatan Rektor UISU  periode 2019-2023 telah dikirimkan kepada UISU.

Berdasarkan hal itu, LLDikti Wilayah 1  menyebutkan bahwa surat tersebut merupakan penguat untuk menyatakan bahwa akademik UISU di bawah Rektor UISU Dr Yanhar Jamaluddin, MAP memiliki legalitas dan diakui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 1 Sumut.

Rektor UISU diangkat oleh Prof. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp. Prost (K), FICD sebagai pengurus Yayasan UISU.

Prof Dian Armanto dalam suratnya tersebut juga menyampaikan bahwa Badan Penyelenggara UISU telah melaksanakan pemilihan Pengurus dan Pengawas untuk masa bakti 2019 -2024 bendasarkan Akta Notaris 08 tanggal 21 Januan 2019 dibuat dihadapan Notaris Kota Medan Mardjunisjah, SH dengan susunan organ sehagan berikut, Ketua Umum  Prof Ismet Danial Nasution, PhD dan 5 orang ketua yakni H, Masnun Nst, MH, Prof. Dr Ir. Mhd. Asaad, M.Si. H Ikrom Helmi Nasution,Prof Dr. H. Hasim Purba, M.Hum dan H. Saiful Bahroem.

Sedangkan Sekretaris Umum dipercayakan kepada Ir Indra Gunawan, M.P dibantu 2 sekretaris Usman MSi dan Danialsyah, M.H. Selain itu Bendahara Umum oleh Ir Armansyah, M.T dan pengawas H. Sofian, S.H dan 6 anggota.( rm-04)