Malaysia Dominasi Kunjungan Wisman ke Sumut di 2020

Medan | rakyatmedan- Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung di Sumatera Utara melalui 4 (empat) pintu masuk pada November 2020 mencapai 1.366 kunjungan, mengalami kenaikan 288,07 persen dibanding yang datang pada Oktober 2020 mencapai 352 kunjungan.

Namun pada November 2020, jumlah wisman yang berkunjung di Sumatera Utara mengalami penurunan 93,83 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019, yaitu dari 22.128. Jadi turun menjadi 1.366 kunjungan pada 2020.

“Dari  kunjungan pada November 2020, wisman dari Malaysia merupakan pengunjung yang terbanyak dengan 13 kunjungan atau 0,95 persen dari total wisman yang berkunjung di Sumatera Utara,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Syech Suhaimi pada live streaming Senin (4/1/2021)

SedangkanTingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang  pada November 2020 mencapai rata-rata 34,41 persen, atau turun 1,68 poin dibanding Oktober 2020 sebesar 36,09 persen.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia di hotel berbintang pada November 2020, kata Suhaimi mencapai 1,51 hari, sama bila dibanding Oktober 2020.

Jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Sumatera Utara melalui Bandara Internasional Kualanamu selama November 2020 mencapai 116.956 orang, atau naik 36,73 persen dibanding Oktober 2020 yang mencapai 85.537 orang.

Untuk jumlah penumpang angkutan laut antar pulau (dalam negeri) yang berangkat pada November 2020 tercatat sebanyak 1.763 orang, naik 56,29 persen dibanding bulan sebelumnya sebanyak 1.128 orang.

Kenaikan kunjungan jumlah wisman tertinggi pada November 2020 dibanding bulan sebelumnya terjadi pada pintu masuk Bandar Udara Kualanamu sebesar 2.477,36 persen.

Sedangkan jumlah kunjungan wisman melalui pintu masuk Pelabuhan Laut Belawan dan Pelabuhan Laut Tanjungbalai Asahan mengalami penurunan masing-masing sebesar 100,00 persen dan wisman melalui pintu masuk Bandar Udara Silangit tidak terjadi perubahan.

Selama November 2020 jumlah wisman yang berkunjung di Sumatera Utara mencapai 1.366 kunjungan, turun 93,83 persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama tahun 2019.

Penurunan hampir terjadi pada semua pintu masuk. Penurunan terbesar terjadi pada wisman yang datang melalui pintu masuk melalui Pelabuhan Laut Belawan, Pelabuhan Laut Tanjungbalai dan Bandar Udara Silangit turun sebesar 100,00 persen. Demikian pula jumlah wisman yang datang melalui pintu masuk Bandar Udara Kualanamu turun sebesar 93,43 persen.

BPS Sumut juga mencatat dari sepuluh negara pasar utama wisman pada November 2020, Malaysia masih mendominasi jumlah wisman yang datang di Sumatera Utara yaitu 0,95 persen, diikuti Australia 0,29 persen, Singapura 0,22 persen, Jepang dan Swiss masing-masing 0,15 persen, serta Yordania, Perancis, Jerman, Belanda dan Inggris masing-masing 0,07 persen.

Jumlah wisman dari sepuluh negara tersebut adalah 2,12 persen dari total kedatangan wisman di Sumatera Utara. Jumlah kedatangan wisman selama November 2020 dari sepuluh negara utama tersebut mengalami kenaikan 123,08 persen dibanding bulan sebelumnya.
Demikian halnya dari negara lainnya naik 294,40 persen. Persentase kenaikan terbesar terjadi pada wisman asal negara Singapura sebesar 200,00 persen.

Sementara itu pada periode November 2020, jumlah wisman dari sepuluh negara utama tersebut mengalami penurunan 99,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 15.542 kunjungan pada 2019 turun menjadi 29 kunjungan pada 2020. Persentasi penurunan tertinggi terjadi pada wisman asal negara Belanda sebesar 99,90 persen.

“Kenaikan jumlah kunjungan wisman ke Sumatera Utara bulan November 2020 terhadap Oktober 2020 yang mencapai 288,07 persen, searah dengan total kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia pada November 2020 yang mengalami kenaikan sebesar 11,38 persen atau dari 157.394 di Oktober 2020 menjadi 175.313 kunjungan pada November 2020. (rm-04)