Sinjitos Collective Buka Peluang Jadi Personil Girls Girls

Medan I rakyatmeda
Label musik Sinjitos Collective mengumumkan audisi pencarian bakat untuk melengkapi sebuah girlband baru yang terbentuk di bawah naungannya, Selasa (2/2/2020)

Girlband yang dinamai GIRLS GIRLS ini akan menjadi grup lokal pertama yang terbentuk melalui audisi berbasis digital. Audisi akan dimulai pada 14 Februari 2021 melalui aplikasi JOOX.

Pemenang terpilih dari audisi akan bergabung dengan tiga anggota yang sudah tergabung sebelumnya yaitu Amanda Caesa, Aisyah Aqilah dan Chintya Gabriella.

Seluruh anggota tersebut memiliki pengikut yang signifikan di media sosial dan telah terlebih dahulu memulai karir mereka masing-masing di industri musik sebelum bergabung dengan GIRLS GIRLS.

“Saat dunia diharuskan beradaptasi dengan pandemi COVID-19, kami menyadari bahwa teknologi telah menjadi tempat baru bagi para musisi terutama mereka yang terlahir sebagai Gen Z untuk mengasah dan menuangkan beragam kreatifitas mereka. Tentunya sebagai para pengguna telepon seluler yang fasih dalam menggunakan internet serta aktif di media sosial, mereka bisa dianggap sebagai orangorang yang faham betul munculnya fenomena dan era baru musik digital,” kata Joseph Saryuf, Managing Director dari Sinjitos Collective.

Dipicu oleh hal tersebut, ungkapnya, pihaknya menyadari betapa banyaknya talenta-talenta unik diluar sana yang belum mendapatkan perhatian dan dapat dengan lebih mudah digapai melalui platform online.

Joseph Saryuf menjelaskan, karakteristik yang menarik dari pendengar yang terlahir sebagai Gen Z adalah mereka sudah terbiasa menemukan beragam jenis musik dari rekomendasi sesama teman, media sosial, atau rekomendasi algoritme. Misalnya, ketika melihat kolom komentar di bawah sebuah video tertentu, akan sangat mudah untuk menemukan komentar seperti “datang ke sini dari x”.

‘”X’ disini bisa jadi merupakan sebuah akun media sosial, acara TV, atau pula seorang influencer. Bentuk koneksi yang didasari oleh luasnya jaringan media sosial ini, sangat umum bagi pendengar Gen Z. Mereka cenderung lebih mempercayai metode pencarian ini dibandingkan sumber lainnya,” tuturnya.

Selain itu, para pendengar Gen Z juga sangat bergantung pada rekomendasi yang datang dari algoritme platform streaming yang sedang marak digunakan saat ini. Mengenai hal tersebut, Sinjitos Collective memilih fitur JOOX Karaoke sebagai platform dimana akan diadakannya audisi pencarian anggota GIRLS GIRLS.

Sebagai social entertainment platform, menurutnya JOOX memungkinkan pengguna dan musisi Indonesia untuk tidak hanya dapat mendengarkan musik yang mereka sukai, tetapi juga menciptakan konten yang menginspirasi dengan memanfaatkan semua fitur interaktif JOOX.

“Dengan fitur JOOX Karaoke, siapa pun dapat berpartisipasi di dalam audisi ini guna mendapatkan kesempatan menjadi anggota baru GIRLS GIRLS,” ujarnya.

Joseph Saryuf menambahkan, pada dasarnya Gen Z adalah orang-orang dengan pengetahuan yang luas dan mudah beradaptasi dengan jenis musik dan banyaknya konten baru yang tercipta. Dengan terbentuknya GIRLS GIRLS, Sinjitos Collective ingin menciptakan fenomena seru dimana pihaknya menghadirkan talenta-talenta yang belum muncul ke permukaan dan memadukannya dengan performer yang sudah lebih berpengalaman guna membawa angin segar di kancah musik Indonesia.

“Kami tahu bahwa begitu banyak individu kreatif di luar sana yang belum memiliki panggung untuk mempertunjukkan talenta mereka dan dengan ini kami ingin memberikan kesempatan bagi mereka untuk turut serta dan mewujudkan impian mereka,” katanya.

Menurutnya para anggota GIRLS GIRLS saat ini percaya bahwa memulai girl band bersama-sama adalah pengalaman yang sama sekali berbeda dari apa yang pernah dilewati sebelumnya saat bersolo karir dan mereka tidak sabar untuk bertemu dengan anggota baru yang akan bergabung.

Amanda Caesa, salah satu anggota GIRLS GIRLS mengungkapkan, sebelumnya ia juga hanya seorang gadis biasa yang sesekali tampil di depan keluarga dan teman-temannya.

“Jadi saya percaya bahwa jika Anda merasa memiliki apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang bintang, maka Anda harus berani bermimpi besar dan mengejarnya. Kami semua di GIRLS GIRLS memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda tetapi ketika kami berkumpul, kami memiliki begitu banyak impian dan cita-cita yang ingin kami raih bersama,” katanya.

Disebutkannya juga, mereka bermimpi membawa warna baru ke industri musik lokal dan yang terpenting bertujuan untuk memotivasi siapa pun di rumah yang bercita-cita menjadi bintang untuk bergabung dengan mereka dalam perjalanan menjadi the next big thing di Indonesia.

Panel juri dalam audisi ini melibatkan beberapa nama besar di industri musik lokal seperti Nino Kayam (penyanyi / anggota grup band RAN), Vidi Aldiano (penyanyi) dan Anindita Saryuf (creative director / fashion director dan musisi).

Vidi Aldiano, seorang penyanyi dan penulis lagu yang juga merupakan salah satu juri untuk audisi ini menyatakan tidak hanya mencari sembarang performer tapi mencari seseorang untuk melengkapi formasi GIRLS GIRLS. Artinya, selain bertalenta, pemenang juga harus bisa berkolaborasi dan bersinergi untuk menciptakan persona GIRLS GIRLS yang kuat yang kemudian bisa diterima oleh penonton.

“Ini tidak akan terjadi dalam semalam tetapi melalui kerja keras dan dedikasi kami percaya bahwa akan ada orang yang tepat di luar sana,” ujarnya.

Untuk mengikuti audisi, dapat langsung mengakses fitur karaoke di JOOX dan unggah video karaoke terbaik mulai 14 Februari 2021. Kunjungi fitur Karaoke di aplikasi mobile JOOX untuk informasi lebih lanjut. (rm-04)