Indosat Ooredoo Jual 4.200 Tower ke Edge Senilai Rp 10,9 T            

Medan I rakyatmedan- PT. Indosat Tbk. (Indosat Ooredoo), perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia tandatangani perjanjian jual dan sewa kembali dengan PT EPID Menara AssetCo (Edge Point Indonesia) lebih dari 4.200 menara telekomunikasi.

PT EPID Menara Assetco adalah anak perusahaan dari Edge Point Singapura di Indonesia, yang dimiliki sepenuhnya oleh Digital Colony, investor infrastruktur digital global terkemuka dengan pengalaman luas memiliki dan mengoperasikan menara seluler.

Dalam keterangan tertulis diterima rakyatmedan, Rabu (31/3/2021) disebutkan, Indosat Ooredoo telah setuju untuk menjual menara dengan harga total USD 750 juta atau setara Rp 10,9 triliun
termasuk penawaran tambahan, menjadikannya sebagai salah satu transaksi terbesar di Asia.

Penjualan ini akan membuka permodalan untuk membangun momentum pertumbuhan Indosat Ooredoo yang solid melalui peningkatan lebih lanjut pada kinerja jaringannya dan peluncuran solusi-solusi digital baru yang inovatif dalam rangka meningkatkan pengalaman pelanggan.

Penjualan tersebut merupakan bagian dari strategi turnaround Indosat Ooredoo, yang telah memfokuskan kembali bisnis pada produk dan layanan digital serta berupaya menciptakan nilai yang optimal dari infrastrukturnya. Memperoleh pendapatan dari portofolio menara telekomunikasi yang berkualitas tinggi merupakan pilar utama dari strategi perusahaan saat ini.

President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan pihaknya senang Indosat Ooredoo telah mencapai kesepakatan dengan Edge Point Indonesia, yang telah lama direncanakan.

Disebutkannya hal itu sejalan dengan strategi turnaround Perusahaan untuk menciptakan nilai lebih bagi pemegang saham dan pelanggan.

“Kesepakatan tersebut menandai penjualan ketiga. Dan terakhir dari aset portofolio menara berkualitas tinggi Indosat Ooredoo yang mendorong kami menuju model aset yang lebih ramping dan fokus dalam menghadirkan layanan digital seluler yang luar biasa bagi pelanggan,” kata Ahmad Al-Neama,

Untuk itu pihaknya ingin berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah menciptakan lingkungan kebijakan yang memungkinkan industri telekomunikasi berkembang dan menarik investor berkualitas tinggi seperti Edge Point Indonesia.

Disebutkannya meningkatkan investasi di sektor ini pada akhirnya akan menguntungkan pelanggan dan masyarakat Indonesia.

Ahmad Al Neama, menyatakan keyakinannya  perjanjian sewa kembali, dengan persyaratan menarik, akan terus memenuhi kebutuhan menara Indosat Ooredoo, yang sedang berjalan.

“Sementara modal yang telah kami buka akan memberikan amunisi lebih lanjut untuk menggerakkan momentum pertumbuhan di  2021,” ungkapnya seraya menyebutkan
Indosat Ooredoo dan Edge Point Indonesia akan terus bekerja sama ke depan dan membangun kerjasama strategis jangka Panjang.

Edge Point Indonesia dinyatakan sebagai pemenang tender dari proses tender kompetitif yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo.

Transaksi ini diharapkan selesai pada kuartal 2 tahun 2021, dengan tunduk pada persyaratan umum, termasuk persetujuan pemegang saham dari Indosat Ooredoo pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, yang direncanakan diadakan pada 6 Mei.

Indosat Ooredoo akan menyewa kembali menara-menara tersebut untuk jangka waktu 10 tahun untuk memenuhi persyaratan yang berlaku.

Suresh Sidhu, CEO Edge Point Group menyambut baik transaksi tersebut.
Menurutnya  kesepakatan ini adalah salah satu yang terbesar di Asia dan memperkuat posisi perusahaannya sebagai penyedia menara terkemuka di Indonesia.

“Kami sangat senang dapat semakin memperkuat kemitraan strategis dengan Indosat Ooredoo, yang telah berkembang selama beberapa tahun. Penambahan 4.200 menara ke dalam portofolio kami akan membantu menciptakan nilai yang signifikan bagi semua pemangku kepentingan kami,” katanya.

Sementara iu J.P. Morgan bertindak sebagai penasihat keuangan Indosat Ooredoo selama transaksi berlangsung.  ( rm-04)