PENINGKATAN KAPASITAS KEPLING. Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution M.Si secara resmi menutup acara peningkatan kapasitas Kepling se-Kota Medan, di Taman Wisata Merci, Jumat (16/11). | Foto: istimewa
PENINGKATAN KAPASITAS KEPLING. Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution M.Si secara resmi menutup acara peningkatan kapasitas Kepling se-Kota Medan, di Taman Wisata Merci, Jumat (16/11). | Foto: istimewa

Medan | rakyatmedan – Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution M.Si tegaskan, Kepala Lingkungan (Kepling) harus lebih peka dan peduli terhadap warga. Untuk itu setiap Kepling jangan pernah berkantor di Kantor Lurah, namun harus di wilayahnya masing-masing.

“Saya minta Bapak dan Ibu Kepling jangan ada lagi yang berkantor di Kantor Lurah. Kepling harus berkantor di wilayahnya masing-masing agar informasi maupun keluhan dan yang menjadi kebutuhan dari warganya,” tegas Akhyar.

Ketegasan ini disampaikan Akhyar saat menutup kegiatan Peningkatan Kapasitas Kepling se-Kota Medan, di Taman Wisata Merci, Jumat (16/11) sore.

Diketahui acara yang melibatkan 2001 Kepling se-Kota Medan ini telah berlangsung selama 5 hari dimulai Senin (12/11).

Disamping itu, Wakil Walikota berpesan untuk selalu menjaga lingkungannya masing-masing baik itu dari segikebersihan, keamanan dan ketertibanya serta memberikan pelayanan dengan tulus ikhlas kepada masyarakat. Karenanya Akhyar memberikan 3 hal utama terkait pekerjaan yakni mengajak masyarakat mewadahi sampah.

“Tugas Kepling mengajak masyarakat untuk mewadahi sampah mereka masing-masing nanti akan ada petugas yang mengangkutnya, jangan biarkan diletakkan begitu saja, saya tidak ingin melihat banyak tumpukan sampah di pinggir jalan,” tegas Akhyar.

Selanjutnya, tugas lain Kepling ialah mengimbau masyarakat untuk mau membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Karena menurut Akhyar sehebat apapun rencana pembangunan bila PBB nya tidak di tagih maka pembangunan tersebut tidak akan berjalan lancar.

“Sehebat apapun rencana pembangunan kalau PBB tidak di minta, maka akan percuma, karena itu kepling juga harus mengingatkan masyarakat untuk membayar PBB,” ungkap Akhyar.

Tidak hanya itu saja, Akhyar juga meminta agar Kepling menjaga keamanan wilayahnya dari maraknya aksi pencurian dan peredaran narkoba. Sebab kedua hal ini dinilai sangat di risaukan oleh masyarakat.

“Pantau keamanan wilayah saudara, karena terkadang kerap terjadi pencurian utilitas kota, karena barang-barang ini sangat gampang dijual oleh pencuri, selain itu pantau juga peredaran narkoba, jadikan tiap-tiap sudut gang itu seperti kampung selfie yang dulunya terkenal sebagai sarang naroba kini berubah menjadi tempat wisata,” tegas Akhyar lagi.

Diakhir arahanya, Akhyar yang hadir didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial, Drs Musaddad Nasution M.Si Kabag Agama, S.Pd,MM dan Camat Medan Barat Rudi Faizal Lubis AP.M.Si ini berpesan agar Kepling bersikap netralitas dalam pilpres mendatang, jangan mau ditarik oleh salahsatu pasangan calon. (rm-05)