Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan | foto: istimewa
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan | foto: istimewa

Surabaya | rakyatmedan –  Polisi menggeledah rumah pelaku pengerusakan dan penyerangan anggota Lantas Polsek Paciran, Lamongan. Hasilnya, polisi menyita sejumlah barangbukti.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan usai menjenguk Bripka A, polisi korban penyerangan mengatakan, seusai insiden, polisi langsung melakukan pengembangan.

Dari pengembangan itu, kemudian pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Densus 88.

“Dari hasil pengembangan tadi pagi, pak wakapolda langsung datang ke TKP untuk melakukan back up dan berkoordinasi dengan satgas Detasemen 88,” kata Luki, Selasa (20/11).

Luki mengatakan koordinasi dengan Densus 88 dilakukan karena dari hasil penggeledahan di rumah salahsatu pelaku ditemukan buku-buku yang berhubungan dengan kelompok radikalisme.

“Karena disinyalir pelaku ini ada kaitannya (kelompok radikal). Karena pada saat penggeledahan di rumahnya banyak buku-buku yang memang berhubungan dengan kelompok-kelompok radikal,” ujarnya.

Luki menambahkan dari penemuan buku-buku tersebut telah dikembangkan dan telah menemui titik terang untuk penyelidikan selanjutnya.

“Sudah ada titik jaringannya yang nanti mempermudah penyelidikan yang akan kita lakukan berikutnya,” kata Luki.

Selain penemuan buku-buku yang berhubungan dengan kelompok radikal, polisi juga telah mengamankan satu motor yang digunakan pelaku saat melakukan penyerangan.

Ada juga sebuah ketapel berikut 7 butir kelereng yang digunakan untuk melukai korban Bripka A.

Sebelumnya, pada Selasa (20/11) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, terjadi pemecahan kaca di Pos Lantas Wisata Bahari Lamongan (WBL) Paciran menggunakan batu yang dilakukan oleh dua orang terduga pelaku, yakni ER dan MS.