Sambut Pilpres dan Pileg 2019, Menag Minta Penyuluh Agama Tebar Energi Positif dan Prasangka Baik

231802
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat Sapa Penyuluh Agama dan Babinsa Banten di GOR Makorem 064 Maulana Yusuf, Serang, Provinsi Banten, Kamis (20/9).
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat Sapa Penyuluh Agama dan Babinsa Banten di GOR Makorem 064 Maulana Yusuf, Serang, Provinsi Banten, Kamis (20/9).

Serang | rakyatmedan – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak kepada para penyuluh agama dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) se-Provinsi Banten untuk menebarkan energi positif dan prasangka baik di tengah umat, khususnya dalam menyambut Pemilu dan Pilpres 2019.

Tahun politik tidak jarang berpotensi pada munculnya kerawanan sosial. Di sinilah peran para penyuluh dituntut untuk memberikan keteduhan dan kesejukan di tengah umat beragama.

“Mari kita lebih mengedepankan prasangka baik. Tidak ada caleg yang sempurna. sementera calon banyak sekali. Kalau kita mengusung kampanye hitam sudah barang tentu lawan akan membalasanya. Maka atmosfir wacana publik akan diisi oleh hal-hal negatif,” kata Menag.

“Khusus kepada penyuluh agama, saya menitipkan agar tidak sekadar menjadi penyuluh namun juga menjadi pengayom yang memberikan keteduhan dan kesejukan kepada masyarakat,” sambung Menag saat Sapa Penyuluh Agama dan Babinsa Banten di GOR Makorem 064 Maulana Yusuf, Serang, Provinsi Banten, Kamis (20/9).

Menag juga berharap para penyuluh agama menyikapi nilai-nilai agama dan perbedaan dengan penuh kearifan. Jangan jadikan agama untuk saling merendahkan dan meniadakan.

“Kita sudah lulus satu ujian bahwa Pilkada Banten dapat dilalui dengan aman, cukup baik dan nyaris tidak ada masalah prinsipil. Ke depan, masih ada ujian yaitu pemilu legislatif dan pilpres. Semoga ujian ini dapat kita lalui dengan bertindak arif,” ajak Menag. (rm-01)