KERJASAMA. Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah berkunjung ke Tomsk (Rusia), Rabu (21/11). Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengembangkan kerjasama di bidang sains dan teknologi.| foto: istimewa
KERJASAMA. Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah berkunjung ke Tomsk (Rusia), Rabu (21/11). Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengembangkan kerjasama di bidang sains dan teknologi.| foto: istimewa

Rusia | rakyatmedan – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah berkunjung ke Tomsk (Rusia), Rabu (21/11). Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengembangkan kerjasama di bidang sains dan teknologi.

Kedatangan Wagub Musa Rajekshah disambut Lyudmila Ogorodova, Wakil Gubernur Wilayah Tomsk (Rusia) bidang Sains dan Pendidikan. Turut hadir Kepala Balitbang Pemprov Sumut Effendy Pohan dan Konsulat Jenderal Federasi Rusia di Medan Dr Muhammad Fauzi Nasution SpB, SpB(K)V, (K)EV, MSurg.

Kedua pihak mengadakan rapat dan membahas tentang arah kerjasama sains dan teknologi dengan pemerintah dan universitas dari dua wilayah. Serta kebutuhan Indonesia dalam keahlian ilmiah dan dukungan teknologi di bidang teknologi informasi, pertanian dan biomedis.

Wagub Musa Rajekshah menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berharap dapat mengembangkan kerjasama bidang sains dan teknologi dengan Tomsk, karena sistem pendidikan di Tomsk merupakan salahsatu yang terbaik di Rusia.

Sistem pendidikan di Tomsk juga didukung dengan fasilitas yang lengkap. Juga lebih murah jika dibanding dengan negara lain, seperti Amerika Serikat dan Australia. Bahkan, biaya pendidikan satu siswa di Amerika Serikat atau Australia akan sebanding dengan pelatihan enam spesialis di Rusia.

“Sistem pendidikan di Tomsk ini terkenal sebagai salahsatu yang terbaik. Juga berkualitas tinggi dan relatif murah,” ujar Musa Rajekshah.

Karena itu, menurut Musa Rajekshah, pihaknya tertarik untuk mengadakan kerjasama pelatihan dokter spesialis dengan Tomsk. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas para dokter spesialis di Sumut, sehingga mampu bersaing di pasar global.

“Sehingga tidak ada lagi warga Sumut yang berobat ke luar negeri. Karena selain lebih mahal, layanan medis kita di Sumut juga tidak kalah dengan yang ada di luar negeri,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Tomsk Lyudmila Ogorodova menyampaikan, pihaknya juga tertarik untuk mengembangkan kerjasama dengan Indonesia, khususnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

“Kami tertarik untuk mengembangkan kerjasama dengan Indonesia dan siap berkontribusi dalam pelatihan spesialis, termasuk guru di bidang minat. Sistem pendidikan Tomsk adalah salahsatu yang terbaik di Rusia, SSMU (Siberian State Medical University) adalah salahsatu universitas terbaik untuk melatih personel medis, memiliki klinik sendiri di mana Anda bisa mendapatkan keterampilan praktis, ” ujar Wakil Gubernur Tomsk.

Lyudmila juga menekankan bahwa salahsatu Pusat Penelitian Tomsk National Research terbesar di Rusia beroperasi di kawasan tersebut, menyatukan enam lembaga penelitian terkemuka.

“Di bidang kami, mahasiswa asing bisa mendapatkan pendidikan berkualitas tinggi dan relatif murah, kami adalah salah satu wilayah Rusia yang paling aman, ramah dan toleran,” katanya.

Diketahui, selama ini Indonesia, termasuk Sumut, sudah menjalin kerjasama bidang pendidikan dengan Tomsk Rusia. Saat ini, sedikitnya 25 mahasiswa dari Indonesia belajar di sejumlah universitas di Tomsk. Di antaranya di Tomsk State University (TSU), Tomsk Polytechnic University (TPU) dan Siberian State Medical University (SSMU). (rm-06)