MILAD MUHAMMADIYAH. Suasana milad Muhammadiyah ke 106M/109H, di Gedung Astaka Pemprovsu, Jalan Wiliam Iskandar, Minggu (2/12).| foto: istimewa
MILAD MUHAMMADIYAH. Suasana milad Muhammadiyah ke 106M/109H, di Gedung Astaka Pemprovsu, Jalan Wiliam Iskandar, Minggu (2/12).| foto: istimewa

Medan | rakyatmedan – Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si MH diwakili Kabag Agama, Adlan S.Pd MM menghadiri milad Muhammadiyah ke 106 M/109 H, di Gedung Astaka Pemprovsu, Jalan Wiliam Iskandar, Minggu (2/12).

Milad Muhammadiyah ini turut dihadiri oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr HYunahar Ilyas Lc M.Ag, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof DR Hasyimsyah Nasution MA, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan, Drs Anwar Sembiring M.Pd dan ribuan warga Muhammadiyah.

Dalam sambutan Walikota Medan yang dibacakan Kabag Agama mengatakan, sebagai salahsatu organisasi Islam terbesar di Indonesia, selama ini Muhammadiyah telah menunjukkan berbagai bukti kesolidan para warganya.

Dengan keyakinan yang dimiliki para pengikutnya, tidak pernah terdengar warga Muhammadiyah yang menjual agama demi uang. Inilah yang membuat Muhammadiyah tersebar tidak hanya di Indonesia tetapi juga di mancanegara.

Untuk itulah melalui momentum Milad Muhammadiyah ini, walikota mengajak seluruh warga Muhammadiyah agar mampu menunjukkan bahwa agama Islam adalah agama Rahmatan Lilalamin yang mampu menyandingkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap menjaga iman dan taqwa.

“Muhammadiyah masa dulu tentu tidak sama dengan Muhammadiyah masa kini, berbagai tantangan dan rintangan saat ini dihadapi oleh generasi muda Muhammadiyah, karena itu saya mengajak seluruh warga Muhammadiyah khususnya generasi muda untuk tetap menjadikan Al-Quran dan Hadist sebagai tuntunan hidup sambil tetap mempelajari perkembangan terkini berbagai ilmu modern, sebab IPTEQ dan IMTAQ harus berjalan beriringan agar hidup kita sehat jasmani dan rohani,” ajak Kabag Agama saat membacakan sambutan Walikota. (rm-05)