Donald Trump dan Kim Jong Un saat bertemu di Singapura (Foto: AFP)
Donald Trump dan Kim Jong Un saat bertemu di Singapura (Foto: AFP)

Seoul | rakyatmedan – Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengabulkan sejumlah keinginan Kim Jong-un jika pemimpin Korea Utara itu berhasil melakukan denuklirisasi. Pernyataan disampaikan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in usai Konferensi Tingkat Tinggi G20, Minggu (2/12).

Di tengah persiapan pertemuan kali kedua antara Trump dan Kim, Moon menyampaikan sebuah pesan kepada awak media yang diberikan dari orang nomor satu di Washington untuk Pyongyang.

“Pesannya adalah, Presiden Trump sangat memandang baik Ketua Kim dan dia menyukai dirinya. Jadi, dia berharap Ketua Kim dapat mengimplementasikan keseluruhan perjanjian, dan nantinya dia akan mengabulkan apa-apa saja yang diinginkan Ketua Kim,” tutur Moon kepada kantor berita Yonhap, dalam perjalanan menuju Selandia Baru.

Berbicara di Buenos Aires tempat berlangsungnya KTT G20, Trump mengaku sedang mempersiapkan pertemuan kedua dengan Kim di awal tahun 2019. “Kami berteman akrab. Hubungan kami baik,” sebut Trump.

Saat ditanya apakah Kim dapat melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, Trump menjawab: “Mungkin pada suatu waktu bisa saja.”

Trump dan Kim menggelar KTT AS-Korut di Singapura pada Juni lalu. Keduanya menandatangani perjanjian denuklirisasi, namun tanpa menyebutkan berbagai detailnya.

Kemajuan dari perjanjian KTT Singapura relatif lamban. AS enggan mencabut sanksi ekonomi sebelum Korut bersedia melakukan denuklirisasi menyeluruh. Korut kesal atas sikap AS tersebut.

Sekretaris Moon, Yoon Young-chan, mengatakan bahwa Trump “meminta Korsel untuk terus bekerja sama erat dengan AS agar KTT selanjutnya akan menjadi pencapaian historis dalam mencapai denuklirisasi di Semenanjung Korea.”

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompe sempat dijadwalkan bertemu seorang pejabat tinggi Korut pada awal November. Namun pertemuan itu dibatalkan, karena Korut berkukuh meminta AS untuk terlebih dahulu meringankan sanksi ekonomi.