KETERANGAN PERS. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam jumpa pers di Press Room, Kementerian PUPR, Selasa (4/12).| foto: istimewa
KETERANGAN PERS. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam jumpa pers di Press Room, Kementerian PUPR, Selasa (4/12).| foto: istimewa

Jakarta | rakyatmedan –  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR Basuki Hadimuljono menghentikan sementara proyek Trans Papua lantaran insiden penembakan 31 pekerja di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Insiden penembakan ini diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Meski dihentikan sementara, Basuki mengatakan pembangunan infrastruktur ini akan terus dilanjutkan setelah situasi sudah kondusif.

Lebih lanjut Basuki menegaskan bahwa tidak ada penolakan dari warga sekitar terkait pembangunan jalan Trans Papua. Menurut Basuki, bahkan pembagunan jalan ini sangat ditunggu-tunggu oleh warga.

“Pembangunan jalan ini sangat ditunggu-tunggu oleh warga. Di sepanjang Trans Papua, warganya tidak ada yang menolak” ujar Basuki, Selasa (4/12).

Sementara itu Basuki menyatakan Panglima TNI telah mengirim pasukan ke lokasi untuk mengecek informasi yang jelas terkait insiden penembakan tersebut.