Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. | foto: istimewa
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. | foto: istimewa

Jakarta | rakyatmedan – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengamanatkan kepada Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi nasional menjadi 99,9% pada akhir tahun 2019. Target hampir 100% tersebut diyakini Jonan akan dapat dicapai, karena saat ini saja capaian elektrifikasi telah mencapai 98,1%, diatas target yang sudah ditetapkan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) sebesar 97,5% pada akhir tahun 2019.

“Rasio elektrifikasi sampai hari ini, Rabu, telah mencapai 98,1% dan sampai akhir tahun 98,2%. Itu capaian yang bagus, diatas target yang sudah ditetapkan di RPJM sebesar 97,5% diakhir 2019, sekarang akhir 2018 sudah melampaui target akhir tahun 2019. Arahan Bapak Presiden coba upayakan semaksimal mungkin untuk mencapai 100% pada akhir tahun 2019 nanti,” ujar Jonan di Jakarta, Rabu (5/12).

Jonan menambahkan, target yang diminta Bapak Presiden itu terus diupayakan untuk dapat dicapai, mudah-mudahan akhir tahun 2019, sekurang-kurangnya bisa dicapai sebesar 99,5%.

“Kalau misalnya DPR, Banggar DPR setuju memberikan subsidi untuk pemasangan listrik gratis bagi saudara-saudara kita yang kurang beruntung atau kurang mampu, saya yakin akan lebih, bahkan dapat mencapai 99,9%,” lanjut Jonan.

Selain menyediakan listrik bagi seluruh rakyat Indonesia, Jonan juga menegaskan tidak ada kenaikan harga jual tenaga listrik hingga akhir tahun 2019, hal ini agar tidak menambah beban masyarakat.

“Pemerintah tidak akan menaikkan harga tarif listrik hingga tahun 2019,” ujar Jonan.

“Saya telah menekankan kepada PLN sebagai badan usaha yang menjalankan usaha ketenagalistrikan untuk masyarakat dan untuk bangsa ini sebisa mungkin bisa lebih ramah dan efisien, jadi engga ada kenaikan hingga akhir tahun 2019,” pungkas Jonan.