Barangbukti. | foto: istimewa
Barangbukti. | foto: istimewa

Lampung | rakyatmedan – Polisi menyergap tiga orang yang melakukan pengoplosan terhadap tabung gas bersubsidi di Metro Timur, Kota Metro, Lampung. Ketiga tersangka adalah Setiawan (37), Rudi (23) dan Anawi (21).

“Tiga orang yang diamankan yakni, Muhammad Setiawan sebagai pemilik usaha. Sedangkan, Rudi Aryo dan Muhammad Asnawi sebagai karyawan,” kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Sulistyaningsih, Jumat (7/12).

Menurutnya, ketiga tersangka melakukan usaha illegal. Setiawan sebagai bos dan dua lainnya sebagai anak buah.

“Mereka memindahkan isi gas dari tabung subsidi ukuran 3 Kg ke tabung gas non subsidi ukuran 12 Kg,” katanya.

Mendapat laporan, petugas datang untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan. Hasilnya, kegiatan usaha pengolahan gas tersebut tidak memiliki izin atau illegal.

“Dari hasil pemeriksaan, mereka memindahkan isi gas dengan cara memasang alat khusus berupa selang yang sudah dimodifikasi yang terpasang, dari kepala gas ukuran 3 Kg ke tabung gas ukuran 12 Kg,” terangnya.

Dari pengungkapan kasus tersebut, sejumlah tabung gas disita sebagai barang bukti. Akibat perbuatannya, ketiganya bakal dijerat Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 1999, tentang perlindungan konsumen, dan Pasal 32 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 2 Tahun 1981, tentang Metrologi legal, dan/atau Pasal 53 Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang migas.