Medan l rakyatmedan – Sebanyak 1.812 siswa Methodist-2 Medan mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA berkompetisi pada Pekan Olimpiade Sekolah (POS) XIII 2018. POS yang digelar di perguruan tersebut, Jalan MH Thamrin Medan, berlangsung pada 10-15 Desember 2018.

Pimpinan Perguruan Methodist 2 Medan Pdt Paulus Subyanto STh mengatakan, POS merupakan agenda tetap sekolahnya guna meningkatkan semangat belajar dan membiasakan siswa berkompetisi secara fair, sekaligus ajang pembinaan karakter.

“Dengan terbiasa berkompetisi, grafik prestasi pelajar Methodist 2 terus meningkat. Ini terlihat pada ajang-ajang kompetisi, baik tingkat kota, provinsi, maupun nasional dan internasional, anak-anak Methodist 2 Medan selau mengukir prestasi,” kata Paulus seusai meninjau POS hari pertama, Senin (10/12).

Didampingi Ketua Panitia Drs Bob S Saragih MSi, Sekretaris Panitia JBH Malau ST, dan Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) III Methodist 2 Pdt J Manurung STh, Paulus menambahkan, di negara-negara maju, kompetisi berbasis sains merupakan ajang prestisius.

Para siswa berlomba-lomba unjuk diri mengukir prestasi. Sebab, jika sering berkompetisi dan mendapat penghargaan atau hadiah, kepercayaan diri pelajar akan tumbuh.

Disebutkannya sekolah yang baik itu jika mampu membina pelajar yang sedang-sedang saja menjadi berprestasi. Kalau sekolah hanya menerima murid-murid unggulan, lalu berprestasi, itu hal biasa.

“Tapi kalau sekolah mencetak anak yang sedang-sedang saja menjadi berprestasi, itu baru disebut sekolah bagus. Sebab, guru yang baik bukan hanya pandai mengajar, tapi harus mampu menjadi motivator dan inspirator bagi muridnya,” kata Paulus.

Ketua Panitia Bob S Saragih menjelaskan, POS merupakan ajang mengukur kekuatan sekaligus untuk mencari utusan sekolah Methodist 2 pada tiap bidang mata pelajaran ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kota Medan.

Biasanya, pemenang POS akan menjadi utusan Kota Medan ke ajang OSN tingkat provinsi, bahkan nasional dan internasional.

Adapun mata pelajaran yang diperlombakan, katanya, mengacu pada OSN. Yakni, untuk tingkat SD terdiri dari IPA dan matematika.

Untuk tingkat SMP matematika, IPS terpadu, biologi, fisika, dan Bahasa Inggris. Sedangkan untuk tingkat SMA matematika, akuntansi, astronomi, kimia, biologi, geografi, komputer, fisika, kebumian, dan Bahasa Inggris.

Wakasek III Pdt J Manurung menambahkan, dalam POS 2018 ini akan diambil 10 pemenang setiap bidang lomba. Peringkat 1 – 3 memeroleh medali emas, peringkat 4-6 medali perak, dan peringkat 7-10 medali perunggu, ditambah bingkisan dan sertifikat. (rm-04)