KPK Tahan Penyuap Bupati Pakpak Bharat

251458
OTT BUPATI PAKPAK BHARAT. Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (tengah) dikawal petugas KPK saat diamankan ke gedung KPK, Jakarta, Minggu (18/11). | Foto: istimewa
OTT BUPATI PAKPAK BHARAT. Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (tengah) dikawal petugas KPK saat diamankan ke gedung KPK, Jakarta, Minggu (18/11). | Foto: istimewa

Jakarta| rakyatmedan – Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menetapkan pihak swasta bernama Rijal Effendy Padang (REP) sebagai tersangka pemberi suap terhadap Bupati nonaktif Pakpak Bharat Remigo.

Yuyuk Andriati selaku Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK menyebut penetapan tersangka Rijal ini, berkaitan dengan kasus pelaksanaan dinas proyek PUPR di Pakpak Bharat tahun 2018.

“Dalam pengembangan penyidikan, KPK menemukan bukti-bukti terkait keterlibatan dan peran pihak lainnya dalam perkara ini yang dapat dimintai pertanggungjawaban hukum,” ungkap saat jumpa pers di gedung KPK, Jumat (14/12).

Lebih lanjut, ia menjelaskan REP selaku Direktur PT TMU diduga telah melakukan tindak pidana korupsi memberi hadiah atau janji kepada Remigo selaku Bupati Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara bersama-sama dua pihak lain yaitu David dan Hendriko.

“REP adalah kontraktor yang mengerjakan proyek pengaspalan di Jl Simpang Kerajaan – Binangan Sitelu dengan nilai proyek sebesar Rp4.576.105.000,” paparnya.

Selain itu, sebut Yuyuk diduga adanya komitmen fee yang diberikan kepada Remigo sebesar 15%, yang sudah menjadi kebiasaan.

Oleh karena itu, Atas perbuatannya, REP disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.