Natal dan Tahun Baru 2019, Menhub Minta KAI Tingkatkan Layanan

322913
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi | Foto: istimewa
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi | Foto: istimewa

Jakarta | rakyatmedan – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) meningkatkan pelayanan, pengawasan, dan kewaspadaan pada masa Natal 2018 dan tahun baru 2019. Sebab, diprediksi lonjakan jumlah penumpang kereta api (KA) akan terbagi dalam dua sesi.

“Berdasarkan prediksi terdapat lonjakan penumpang antara tanggal 21 sampai tanggal 25 Desember 2018, berlanjut nanti pada tanggal 28 Desember sampai tanggal 1 Januari 2019,” kata Menhub di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (19/12).

Sedangkan untuk puncak lonjakan jumlah penumpang KA, Budi memprediksi akan terjadi pada akhir 2018.

“Puncak lonjakan penumpang terjadi pada 31 Desember 2018,” ujarnya.

Menhub menambahkan, Kementerian Perhubungan juga telah melakukan kegiatan operasi natal dan tahun baru ini. Di antaranya melakukan sosialisasi ke 12 lokasi DAOP, 1 sampai 9 Kendal dan Tegal, pelaksanaan Ramp Check.

Sementara itu, Dirut PT KAI Edi Sukmoro mengungkapkan telah mempersiapkan penanganan lonjakan jumlah penumpang angkutan Natal dan tahun baru. Pihaknya juga telah menyiapkan penambahan kereta api.

Edi mengatakan, penjualan tiket kereta api di seluruh wilayah telah mencapai 67 persen. Diprediksi penjualan ini akan terus meningkat seiring dengan menjelang Natal dan tahun baru.

“Jadi setiap hari kira-kira 2-3 persen terus meningkat terus,” ucap Edi.

Adapun 1.400 personel disiapkan untuk mengawasi titik-titik rawan, khususnya di perlintasan sebidang. Personel itu nantinya akan berkoordinasi dengan TNI-Polri.

“Titik rawan itu ada banjir, ada longsor, ganjlokan, dan juga untuk yang tadi disampaikan Pak Menhub, kami sudah lakukan koordinasi dengan Polri dan TNI, itu pasukan kami dengan TNI dan Polri itu 6 ribu lebih kami kerahkan untuk menjaga, utamanya tadi yang disampaikan Pak Menteri, perlintasan ada yang resmi dan tidak resmi. Nah ini semuanya harus kami jaga supaya nggak terjadi apa-apa ya,” pungkasnya.