Pangeran Talal bin Abdul Aziz. | Foto AFP
Pangeran Talal bin Abdul Aziz. | Foto AFP

Riyadh | rakyatmedan – Pangeran Arab Saudi Talal bin Abdulaziz meninggal dunia. Dia meninggal dalam usia 87 tahun pada Sabtu (22/11), setelah mengalami sakit beberapa tahun terakhir.

“Pangeran Talal dipanggil oleh Tuhan pada hari Sabtu,” tulis Pangeran Al Waleed bin Talal lewat Twitter, seperti dilaporkan AFP, Minggu (23/12).

Keluarga kerajaan akan menerima ucapan belasungkawa pada Minggu, Senin, dan Selasa (1/1/2019) di rumah mereka di Riyadh.

Pangeran Talal yang merupakan saudara laki-laki Raja Salman bin Abdulaziz ini dijuluki sebagai Pangeran Merah. Dia merupakan ayah dari pangeran sekaligus miliader Alwaleed bin Talal.

Dia dikenal sebagai pendukung reformasi yang tak kenal lelah, bahkan kadang-kadang menentang keluarga kerajaan.

Talal bin Abdul Aziz merupakan reformis yang pernah diasingkan pada 1960-an. Pengasingan itu dilakukan karena Talal mendesak transisi ke monarki konstitusional di Arab Saudi.

Talal sempat menduduki sejumlah posisi strategis di Arab Saudi, seperti Menteri Komunikasi hingga Menteri Keuangan dan Ekonomi.

Dia juga pendorong lama kebijakan yang mengizinkan perempuan Saudi untuk mengemudi, hak yang akhirnya diberlakuakan sejak tahun ini.

Dilahirkan pada 1931, sang pangeran memimpin Dana Teluk Arab untuk Pembangunan, sebuah badan PBB yang mempromosikan pendidikan dan kesehatan di negara-negara berkembang.

Di bawah pengaruh presiden Mesir dan sosialisme pan-Arab Gamal Abdel Nasser, dia mendirikan “Gerakan Pangeran Bebas” pada awal 1960-an, menyerukan perubahan politik substantif di Arab Saudi. (rm/in)