Ilustrasi | foto: Basarnas
Ilustrasi | foto: Basarnas

Banten | rakyatmedan –  Bakamla RI bersama tim Basarnas terus melakukan pencarian korban tsunami Selat Sunda. Pada hari ke-3 pasca tsunami, tim menemukan satu orang korban meninggal.

Korban yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan dan dievakuasi pada koordinat 06° 27′ 022 S 105° 41′ 283 T oleh tim SAR yang sejak hari pertama sudah berada di lokasi tersebut, Selasa (25/12).

Jenazah kemudian diserahkan kepada tim lain yang sudah siap di bibir pantai untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur SAR.

Hingga hari ketiga ini, tim Bakamla bersama Basarnas kembali melanjutkan proses pencarian dan pertolongan terhadap korban yang dinyatakan masih hilang.

Penyisiran untuk mencari korban tsunami Banten dan Lampung pada hari ketiga ini berlangsung sejak pukul 05.30 WIB di sejumlah lokasi sepanjang Pantai Anyer hingga ke selatan.

Di tengah kondisi cuaca hujan disertai ombak dan alun yang tinggi, khususnya disekitar Pulau Oar.

Selain Bakamla dan Basarnas, sejumlah kapal TNI AL seperti KRI TLK Cirebon-543 juga dikerahkan untuk membantu upaya pencarian dan pertolongan.

Rencananya operasi ini akan terus dilaksanakan hingga dinyatakan selesai oleh Basarnas.

Usai melakukan evakuasi terhadap korban yang ditemukan, seluruh petugas kembali melakukan pencarian dan penyisiran ke sejumlah lokasi dengan harapan dapat menemukan korban dalam kondisi selamat.