Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis memastikan kasus penembakan Letkol Dono Kuspriyanto diserahkan ke Polisi Militer (POM) TNI karena pelaku diketahui merupakan anggota TNI AU. | foto: istimewa
Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis memastikan kasus penembakan Letkol Dono Kuspriyanto diserahkan ke Polisi Militer (POM) TNI karena pelaku diketahui merupakan anggota TNI AU. | foto: istimewa

Jakarta | rakyatmedan – Pelaku penembakan anggota TNI di Jatinegara, Jakarta Timur, diketahui merupakan anggota TNI. Oleh karena itu, Polisi pun menyerahkan penanganan kasus ini ke Polisi Militer (POM) TNI.

Penangkapan ini hasil pengembangan dari barangbukti sepedamotor Yamaha Nmax nomor polisi B-4619-TSA yang diduga milik pelaku. Kendaraan roda dua tersebut ditinggal oleh pelaku di tempat kejadian perkara (TKP) usai kejadian.

“Wah pendalamannya nanti pus POM ya, kita hanya olah TKP dan melakukan penangkapan bersama POM kemudian tahu kalau pelakunya TNI, kita serahkan penyidikannya ke POM,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis, Rabu (26/12/).

Kadispen TNI AU Marsma Novyan Samyoga sebelumnya menyatakan, pelaku penembakan Letkol Dono merupakan anggota TNI. Hanya saja tak dijelaskan lebih jauh mengenai identitas pelaku.

“Sudah, sudah ditangkap. Untuk detilnya ditangkap di mana, bagaimana prosesnya, segala macam itu konpers nanti. Sementara ini (pelaku-red) anggota TNI AU,” ujar Novyan.

Pelaku menembak Letkol Dono di kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (25/12) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Kala itu Letkol Dono tengah mengendarai mobil dinas sampai kemudian tiba-tiba ditembak oleh pelaku yang mengendarai sepedamotor.