Aktor senior Torro Margens | foto: istimewa
Aktor senior Torro Margens | foto: istimewa

Jakarta | rakyatmedan – Indonesia kembali harus kehilangan salah satu aktor terbaiknya. Torro Margens meninggal dunia di rumah sakit pada Jumat (4/1) dini hari. Torro Margen menutup mata di usia 68 tahun.

Kabar duka itu pertama kali disiarkan oleh putra Torro Margens, Toma Margens, melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahan Toma, ia memajang foto sang ayah tengah terbaring di atas tempat tidur. Beberapa alat bantu medis terpasang di tubuh Torro.

Atas Torro Margens, Toma Margens pun meminta maaf jika sang ayah memiliki kesalahan semasa hidupnya.

“Minta maav atas semua kesalahan ayah @torromargens86 ya temen temen. Ayah jam 00.45 tadi udah tenang dalam tidurnya ga ngerasain sakit lagi. Maavin atas semua kesalahannya biar beliau tenang menuju sisiNya. Amin,” tulis Toma Margens.

Toma juga memberikan sedikit tambahan informasi bagi siapa saja yang hendak melayat. Saat ini jenazah Torro Margens tengah disemayamkan di rumah duka di kawasan Sukabumi, Jawa Barat.

“Rumah duka perumahan asri villa jl. bhineka karya keramat. blok V/4 no. 4 kelurahan karamat kec. gunung puyuh. sukabumi,” ujar Toma Margens.

Toma menuturkan bahwa kondisi ayahnya mendadak menurun. Ia pun membawa Torro ke rumah sakit guna mendapat pertolongan pertama.

Saat tiba di rumah sakit, kondisi aktor spesialis peran antagonis itu semakin menurun. Bahkan, Torro sempat mengalami muntah darah sebanyak dua kali.

“Jam 8 malam, langsung dibawa ke rumah sakit. Terus di rumah sakit muntah darah dua kali. Darahnya sudah enggak kayak darah, kayak ati ayam gitu (kental),” kata Toma Margens saat dihubungi, Jumat (4/1).

Lewat tengah malam, keadaan Torro Margens semakin memburuk. Hingga akhirnya pada pukul 00.40 WIB, bintang film Love for Sale itu mengembuskan napas terakhirnya.

“Jadi memang begitu saja, tiba-tiba menurun dan meninggal,” tuturnya.