Vanessa Angel setelah diperbolehkan pulang oleh Polda Jawa Timur, Minggu (6/1) | foto: istimewa
Vanessa Angel setelah diperbolehkan pulang oleh Polda Jawa Timur, Minggu (6/1) | foto: istimewa

Jakarta | rakyatmedan – Pengusaha berinisial R, pria hidung belang yang memesan dua artis VA dan AS di Surabaya, dipastikan lolos dari jeratan hukum.

Sebab, tidak ada peraturan perundang-undangan yang dianggap dapat menjerat pemakai atau pengguna jasa prostitusi.

“Tidak ada pasal ya, tidak ada pasal, regulasi, undang-undang yang menyatakan bahwa ketika seseorang memakai daripada jasa seseorang, terutama khusus kepada prostitusi, tidak ada undang-undang,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (7/1).

Barung menegaskan meski pihaknya hanya menjalankan regulasi dari undang-undang yang berlaku, namun, ia mengatakan memang belum ada undang-undang yang dapat digunakan untuk menjerat pria hidung belang tersebut.

“Kita penegak hukum hanya menjalankan regulasi dan undang-undang itu dan sementara belum bisa kita jerat yang bersangkutan,” ujar Barung.

Namun saat ditanya tentang identitas pria berhidung belang yang diketahui merupakan pengusaha bernama Rian, Barung enggan membeberkan identitasnya.

Ia menambahkan polisi tak akan melakukan hal-hal yang membuka aib seseorang. “Polisi tak akan membuka aib seseorang,” ucapnya.

Sebelumnya, Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur menggerebek sebuah hotel di Surabaya. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan dua artis dan dua manajemen dari artis tersebut dalam dua kamar yang berbeda.

Polisi melakukan penyelidikan kasus ini selama sebulan lamanya. Artis ibukota itu berinisial VA dan AS.

Satu artis pernah menjadi model majalah dewasa popular, dan satunya artis FTV. Dalam kasus ini, polisi pun mengamankan empat saksi korban dan satu tersangka muncikari.

Kedua artis tersebut membanderol harga berbeda untuk jasanya. Ada yang bertarif Rp80 juta, ada juga yang bertarif Rp25 juta.