Vanessa Angel setelah diperbolehkan pulang oleh Polda Jawa Timur, Minggu (6/1) | foto: istimewa
Vanessa Angel setelah diperbolehkan pulang oleh Polda Jawa Timur, Minggu (6/1) | foto: istimewa

Surabaya | rakyatmedan – Kepolisian Daerah Jawa Timur akan menjadikan Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila tersangka kasus prostitusi online jika ada bukti mereka mendapatkan uang dari jual diri atau bertransaksi seks. Saat ini Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila berstatus hukum saksi korban.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, sampai kini polisi masih melakukan penyidikan terkait kasus prostitusi online yang membelit Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila.

“Kalau misalnya ada temuan nantinya dari penyidik bahwa VA dan AS itu ternyata mendapatkan penghasilan dari kegiatan ini, saya tidak ingin mengatakan kegiatannya ya, tidak menutup kemungkinan kita tingkatkan bukan hanya sebagai saksi tetapi sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat rilis di Mapolda Jatim, Senin (7/1).

Hingga kini, polisi masih melakukan penyidikan terhadap keduanya. Untuk itu, status mereka masih menjadi saksi namun wajib lapor.

Baik Vanessa maupun Avriellia telah dilepaskan sejak hari Minggu (6/1) karena statusnya tersebut.

“Memang ada public figure itu kita wajibkan untuk wajib lapor. Ada perkembangan untuk kasus ini yang perlu kita sampaikan kepada rekan-rekan media bahwa selain VA dan AS yang sudah kita lakukan penanganan ini. Kita memang sudah menyampaikan dari awal bahwa dinamika penyidikan ini tetap akan kita lakukan,” jelasnya.

Sebelumnya, Polda Jatim mengungkap kasus prostitusi online setelah melakukan penggerebekan terhadap sebuah hotel bintang lima di Surabaya, kemarin. Selain Vanessa Angel, polisi juga membekuk soerang model Avriellya Shaqila.

Dalam bisnis lendir itu, kedua artis itu diduga dibayar Rp80 juta dan Rp25 juta untuk sekali kencan.

Kekinian, polisi baru menetapkan 2 tersangka dalam kasus prostitusi online itu. Mereka adalah mucikari, ES (37) dan TN (28).