Ilustrasi Migas
Ilustrasi Migas

Jakarta | rakyatmedan – Posko Pemantauan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Sektor ESDM akan segera berakhir pada tanggal 8 Januari 2019.

Hingga 6 Januari 2019, posko Pemantauan Nasional yang mencakup subsektor Minyak dan Gas (Migas), Listrik dan Geologi dalam kondisi situasi aman dan terkendali.

“Pada subsektor migas, tercatat penyediaan dan pendistribusian BBM dan LPG secara nasional hingga Minggu (6/1) tetap terkendali. Stok BBM, BBG, Jargas dan LPG dalam keadaan cukup dan penyaluran berjalan lancar. Ketersediaan BBM dan LPG adalah sebagai berikut: Premium: 21 hari; Solar: 24 hari; Pertalite: 21 hari; Kerosene: 73 hari; Pertamax/Akra 92: 21 hari; Pertamax Turbo: 77 hari; Pertamina Dex: 30 hari; LPG: 18 hari dan Avtur: 31 hari,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama, Agung Pribadi.

Untuk pendistribusian jenis BBM gasoline, ujar Agung Pribadi, mengalami kenaikan dibandingkan hari normal, seperti premium (12%), Pertamax/Akra 92 (29%), Pertalite (4%) dan Pertamax Turbo (1%).

Sebaliknya, penurunan konsumi terjadi pada jenis BBM gasoil, yaitu Minyak Solar/Akrasol (9%), Pertamina Dex (9%) dan Dexlite (31%).

“Kondisi kelistrikan Nasional, beban puncak siang di tanggal 6 Januari 2019 sebagian besar dalam kondisi normal, kecuali Sistem Kelistrikan di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Secara keseluruhan total pasokan nasional sebesar 32.516,04 MW dengan beban puncak sebesar 27.174,26 MW sehingga cadangan daya nasional sebesar 5.341,78 MW.” jelas Agung Pribadi.

Terkait potensi bencana geologi, monitoring dilakukan secara terus menerus terhadap Gunung Sinabung dengan tingkat aktivitas level IV (Awas) dengan 1 kali gempa tornillo. Sementara, pantauan terakhir Gunung Anak Krakatau dengan tingkat aktivitas SIAGA dengan VONA warna ORANGE.

Untuk kegempaan dan gerakan, posko nasional ESDM merekam tidak ada kejadian sama sekali sepanjang pukul 14:00 WIB hingga 19.00 WIB pada hari Minggu (6/1).