Langkat | rakyatmedan –  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumatera Utara memberikan bantuan satu unit mesin pengolah air minum kemasan ke Pesantren Modern Muhammadiyah di Kwala Madu di Jalan Tanjung Pura Km.32 Simpang PGKM Desa Sidomulyo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Rabu (9/1).

Bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) itu diserahkan Pjs Kantor Perwakilan (KPw) BI Sumut, Hilman Tisnawan.

Hilman menuturkan, bantuan PSBI yang diberikan berupa satu unit usaha air minum kemasan (termasuk mesin pengeboran sumber air, pemasangan instalasi alat filter air hingga alat pengepakan kemasan). Bantuan yang diberikan tersebut berkisar Rp237 juta.

Disebutkannya tujuan dari pemberian bantuan ini adalah untuk mendorong kemandirian ekonomi pesantren. 

Ia mencontohkan air kemasan juga banyak dikuasai asing. Untuk itu, jika pandai mengemas dan memproduksinya, maka nilai mata uang rupiah bisa terjaga dengan baik. 

“Kita harap para santri pesantren nantinya dapat mandiri dalam segala hal (khususnya dalam hal ekonomi). Bayangkan jika ribuan santri pesantren di Sumut bisa mandiri tentu dapat memberi dampak ekonomi yang luar biasa,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, unit usaha air minum kemasan tersebut dapat menjadi salah satu unsur pemasukan bagi pesantren. Serta menjadi wadah edukasi para santri untuk menanamkan jiwa berwirausaha dan kemandirian.

“Dengan bantuan ini, diharapkan pesantren Muhammadiyah Kwala Madu bisa semakin berkembang. Sehingga suatu hari nanti air minum kemasan ini dapat dipasarkan ke masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu Pimpinan Pesantren Modern Muhammadiyah Kwala Madu, Zulkarnain Tala  mengucapkan terimakasih kepada BI atas bantuan unit usaha air minum yang telah diberikan.

“Saya berharap unit usaha air minum ini dapat bermanfaat bagi kemandirian para santri yang tentunya turut berdampak pada kemandirian pesantren,” tandasnya.

 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut  H Hasyim Syah Nasution menambahkan pesantren itu untuk pembentukan karakter, sedangkan ilmu pengetahuan, agama, sosial, dan lain-lain.

Adanya unit usaha air minum mudah-mudahan memberikan manfaat bagi santri dan pesantren. Saat ini masih usaha sendiri, ke depan bisa dipasarkan ke masyarakat luas. (rm-04)