Pipa bahan bakar di Hidalgo, Meksiko, meledak. | Foto: AFP
Pipa bahan bakar di Hidalgo, Meksiko, meledak. | Foto: AFP

Mexico City | rakyatmedan – Pipa bahan bakar minyak (BBM) milik perusahaan minyak nasional Meksiko, Pemex, di Negara Bagian Hidalgo, meledak, Jumat (18/1) waktu setempat. Setidaknya 20 orang tewas dan 54 lainnya mengalami luka bakar.

Gubernur Hidalgo Omar Fayad mengatakan, kebocoran pipa bahan bakar terjadi di beberapa titik. Puluhan warga memanfaatkan dengan menjarah bahan bakar tersebut. Namun di saat bersamaan pipa meledak dan terbakar mengenai mereka.

“Saya diberi tahu bahwa 20 orang terbakar hingga tewas dan 54 lainnya dirawat,” kata Fayad, kepada stasiun televisi FaroTV, sebagaimana dilaporkan kembali AFP, Sabtu (19/1).

Warga menampung bahan bakar di ember dan kaleng lalu melarikan diri dari lokasi untuk menghindari petugas.

“Apa yang kita ketahui adalah di lokasi terjadi pencurian bahan bakar dan pihak berwenang menyadarinya,” ujar Fayed, menambahkan.

Petugas pemadam federal dan negara bagian serta ambulans milik Pemex dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan memadamkan api. Namun hingga saat ini, api tak bisa dipadamkan.

Ironisnya, peristiwa ini terjadi saat Presiden Manuel Lopez Obrador meluncurkan kampanye pencegahan pencurian bahan bakar nasional.