Happy Salma (39) ditunjuk sebagai Duta Balai Pustaka. Penunjukan itu dilakukan karena Happy dinilai aktif mengenalkan sastra Indonesia ke berbagai alih wahana. | foto: istimewa
Happy Salma (39) ditunjuk sebagai Duta Balai Pustaka. Penunjukan itu dilakukan karena Happy dinilai aktif mengenalkan sastra Indonesia ke berbagai alih wahana. | foto: istimewa

Jakarta | rakyatmedan – Artis peran Happy Salma (39) ditunjuk sebagai Duta Balai Pustaka. Penunjukan itu dilakukan karena Happy dinilai aktif mengenalkan sastra Indonesia ke berbagai alih wahana.

“Beliau (pihak Balai Pustaka) bilang katanya butuh duta, ‘Kayaknya Mbak Happy cocok (jadi duta), bisa menyebarkan semangat apresiasi sastra Indonesia,” kata Happy saat menghadiri jumpa pers pertunjukan teater Nyanyi Sunyi Revolusi karya Amir Hamzah di Kafe Sastra Balai Pustaka, kawasan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (20/1).

Happy Salma mengaku senang dan mengatakan bahwa tanpa dijadikan seorang duta pun ia akan senantiasa mengenalkan sastra Indonesia kepada khalayak luas.

“Ya, saya bilang, ‘Pak itu mah enggak usah didutain. Dari bertahun-tahun lalu juga itu yang saya lakukan,’ Ya, memang ada atau tidak ada duta pun ini (mengenalkan sastra) yang saya kerjakan,” ujarnya.

Beberapa program yang bekerjasama dengan Balai Pustaka juga akan digerakkan oleh Happy Salma. Diantaranya dengan melakukan sesi diskusi yang diadakan di Kafe Sastra itu sendiri.

“Mereka kan punya Kafe Sastra, saya akhirnya bikin diskusi disini (di Kafe Sastra). Saya undang teman-teman padus (paduan suara) dari UI, suaranya bagus banget. Ada temen-temen baca puisi. Kita diskusi ringan sambil apresiasi Balai Pustaka,” jelas Happy.

Bahkan, ibu dua anak itu juga akan menggarap sebuah seni pertunjukan bertajuk ‘Nyanyi Sunyi Revolusi’, sebuah karya puisi dari Amir Hamzah yang akan berlangsung pada 2-3 Februari 2019 di Gedung Kesenian Jakarta.

Happy Salma mengatakan pula tak memiliki beban sama sekali dalam menjalankan tugas barunya tersebut.

“Jalanin saja. Saya enggak jadi duta, saya mendutakan diri, karena memang saya cinta sastra Indonesia,” ucapnya.