Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin merilis Seleksi Prestasi Akademik Nasional - Ujian Masuk (SPAN - UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2019. | foto: istimewa
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin merilis Seleksi Prestasi Akademik Nasional - Ujian Masuk (SPAN - UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2019. | foto: istimewa

Jakarta | rakyatmedan – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin merilis Seleksi Prestasi Akademik Nasional – Ujian Masuk (SPAN – UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2019. Kemenag  menargetkan dapat menjaring 350 ribu pendaftar, yang terdiri dari 225 ribu pendaftar melalui jalur SPAN PTKIN dan 125 ribu pendaftar melalui jalur UM PTKIN.

“Saya memandang apa yang kita lakukan adalah hal yang sangat strategis. Ini tahap awal kita mendapatkan calon-calon mahasiswa terbaik,” ujar Menag, Rabu (23/3).

Menurut Menag, SPAN UM PTKIN merupakan langkah awal untuk melakukan perbaikan kualitas PTKIN. Kualitas PTKIN pada dasarnya dapat dilihat dari output atau keluaran yang dihasilkan.

“Yakni, seberapa besar PTKIN memiliki impact atau dampak bagi kehidupan tidak hanya bagi negara bangsa, tapi juga peradaban dunia,” kata Menag.

“Untuk memiliki output yang baik, tidak hanya dibutuhkan proses saja. Input yang baik tentunya diharapkan akan berdampak kepada kualitas yang akan dihasilkan,” imbuh Menag.

Ke depan, Menag berharap Kemenag dapat membuat lembaga permanen untuk melaksanakan seleksi masuk perguruan tinggi.

“Saya merasa ini sudah waktunya kita mulai memikirkan kelembagaan permanen untuk melakukan seleksi. Dalam satu dua bulan ini, saya berharap Direktorat PTKI sudah dapat menyampaikan konsepsi tentang lembaga ini,” pesan Menag. 

SPAN-PTKIN merupakan seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain, tanpa ujian tertulis.

Sementara UM-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh

Ketua Panitia SPAN – UM PTKIN, Musafir Pababbari menyatakan, SPAN UM PTKIN akan dilaksanakan oleh 58 PTKIN yang tersebar di seluruh Indonesia.

Proses pendaftaran jalur SPAN-PTKIN akan mulai dilaksanakan sejak 23 Januari –  10 Mei 2019. Daftar program studi dan daya tampung SPAN – PTKIN dapat dilihat pada laman : http://www.span-ptkin.ac.id

Sementara, proses pembukaan pendaftaran jalur UM-PTKIN, diserahkan ke masing-masing PTKIN, dan akan berakhir pada bulan Juli 2019. Daftar program studi dan daya tampung UM – PTKIN dapat dilihat pada laman : http://www.um-ptkin.ac.id