Medan | rakyatmedan – Institut Teknologi Medan (ITM) akan segera memiliki Pusat Karir dan kewirausahaan untuk memotivasi mahasiswa agar merangsang menghasilkan produk yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.

“Program studi kewirausahaan itu kita berikan kepada mahasiswa dalam bentuk pelatihan softskill,” kata Wakil Rektor IV Ir Mustafa MT di kampus Jalan Gedung Arca Medan, Kamis (24/1/2019).

Menurutnya dengan kewirausahaan itu bagaimana menggugah semangat mahasiswa untuk menciptakan ide kreatif, inovatif dan motivatif.

“Pengembangan softskill melalui kewirausahaan bagi mahasiswa itu sesuai bakat dan minat, tidak untuk terjun ke wirausaha tapi juga punya kompetensi bekerja,” katanya.

Sebab jika bekerja sangat tergantung teori ilmu pengetahuan 20 persen, sementara untuk pengembangan softskill di karir mencapai 80 persen.

Pasalnya tambah Mustafa, perusahaan dan dunia kerja menuntut lulusan yang punya kreatif tinggi, ide yang baik, motivator, mampu bekerjasama dalam tim, jiwa tangguh, ulet, inisiatif dan mempunyai komunikasi yang baik.

Jika tak memiliki kompetensi tersebut maka seseorang tak akan mampu bertahan lama di perusahaan dan dunia kerja karena tak bisa bergaul.

Karenanya perlu dikembangkan semangat kreatif, inovtif dan komunikatif yang tinggi agar bisa bekerja dengan orang lain.

Mahasiswa juga harus memiliki ide gagasan yang cemerlang, sehingga perusahaan berkembang karena karyawannya memiliki sumber daya manusia (SDM) yang tangguh, ulet dan rajin.

Untuk mencapai maka Pusat Karir dan Kewirausahaan ITM nantinya akan mengajari mahasiswa teknik komunikatif.

Pasalnya komunikatif sangat dibutuhkan di perusahaan, jika ide dan gagasan tak dimengerti manajemen atau pimpinan maka seseorang tak akan berhasil bekerja dengan baik.

Menyinggung revolusi industri 4.0, maka SDM mahasiswa ITM harus disiapkan karena tak akan maju dan persaingannya juga semakin ketat.

“Mahasiswa punya daya saing tinggi dapat berkembang karirnya dan meningkatkan kesejahteraan pribadi, masyarakat dan devisa negara maupun kemajuan negara.

Mustafa juga menyebutkan untuk membuka wirausaha tidak harus mencari modal besar yang penting kemauan  untuk berwirausaha, sehingga menghasilkan produk-produk yang berguna.

Ke depan, melalui Pusat Karir dan Kewirausahaan ITM harus dapat menggugah jiwa dan semangat berwirausaha mahasiswa dengan softskill yang baik.

Salah satunya adalah produk mahasiswa ITM yang dipamerkan dengan inovasi bisa dipasarkan kedepannya yang perlu adalah jaringan pemasarannya baik dalam maupun luar negeri. (rm-04)