Dua dari tiga pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Nenek Rajeng (tangan diborgol). | foto: Istimewa
Dua dari tiga pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Nenek Rajeng (tangan diborgol). | foto: Istimewa

Medan | rakyatmedan – Polisi berhasil menangkap tiga tersangka pelaku perampokan yang disertai pembunuhan terhadap seorang wanita tua bernama Rajeng (70) di Jalan Abdul Hakim Gang Setia, Medan Selayang, Kota Medan, pada Rabu (2/1) lalu.

Wanita tua yang tinggal sendirian dibunuh kawanan perampok yang belakangan diketahui bernama Edy Setiawan alias Iwanjo (42) warga Jalan Setia Budi, Gang Rambe, Medan Selayang, Edy Syahputra alias Sardik (54) warga Jalan Murni Setia Budi dan TAW alias Trie (17) Warga Jalan Setia Budi.

Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal saat penyidik berhasil mengidentifikasi salahsatu pelaku yang bernama Edy Setiawan alias Iwanji. Oleh petugas, Iwanji kemudian dicari dan diketahui tengah berada di Simpang Pemda.

“Tim kita kemudian mendapat informasi pada Kamis (24/1) kemarin, pelaku sedang melintas di Jalan Simpang Pemda dan langsung mengamankan pelaku,”sebut Yasir, Jumat (25/1).

Saat diinterogerasi petugas, tersangka mengakui bahwa dia merupakan salahsatu pelaku perampokan yang menewaskan nenek Rajeng. Dari pengakuan tersangka diketahui, dalam menjalankan aksi dia dibantu dua orang lainnya yakni Sardik dan Trie.

Pengakuan Iwanji ini kemudian diteruskan oleh petugas untuk melakukan pengejaran terjadap keduanya. “Kedua pelaku lainnya juga berhasil kita amankan,” kata Yasir.

Ketiganya kemudian dibawa kembali untuk mencari sejumlah barangbukti saat mereka melakukan perampokan. Namun saat tengah melakukan pengembangan, dua pelaku yakni Iwanji dan Trie berusaha kabur dengan melakukan perlawanan.

“Akibat melawan, petugas kemudian memberikan tindakan tegas kepada keduanya dengan memberikan tembakan terukur di bagian kaki,” ucap.

Yasir mengungkapkan, ketiga pelaku memiliki peran yang berbeda. Tersangka Trie berperan memantau situasi rumah. Kemudian pada saat rumah korban dipastikan sepi, dia menghubungi dua pelaku lainnya. Sedangkan dua tersangka lainnya, Iwanji dan Sardik langsung masuk ke kamar korban.

“Namun saat itu, korban masih di rumah. Melihat kedua pelakum korban berteriak. Kedua pelaku langsung mengikat tangan dan kaki lalu membekap mulut korban menggunakan tangan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ucapnya

Para pelaku kemudian kabur dengan membawa sejumlah barang milik korban dan menjualnya senilai 15 juta. “Oleh pelaku uang tersebut kemudian dibagi tiga di mana Iwanji dan Sardi mendapatkan Rp6,5 juta sedang Trie mendapatkan Rp2 juta,” katanya.

Ketiganya kini diamankan polisi di Mapolsek Sunggal untuk pemeriksaan lebih lanjut. (rm/in)