PEMBUKAAN MTQ. Kabag Agama, Adlan S.Pd MM secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 52 tingkat Kecamatan Medan Perjuangan, di Komplek SD Negeri 2 Medan, Jalan Madong Lubis, Sabtu (2/2). | foto: istimewa
PEMBUKAAN MTQ. Kabag Agama, Adlan S.Pd MM secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 52 tingkat Kecamatan Medan Perjuangan, di Komplek SD Negeri 2 Medan, Jalan Madong Lubis, Sabtu (2/2). | foto: istimewa

Medan | rakyatmedan – Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si MH diwakili Kabag Agama, Adlan S.Pd MM secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 tingkat Kecamatan Medan Perjuangan, di Komplek SD Negeri 2 Medan, Jalan Madong Lubis, Sabtu (2/2).

Pembukaan MTQ ini ditandai pemukulan bedug oleh Kabag Agama didampingi Camat Medan Perjuangan Pahri Matondang S.So, M.AP dan unsur muspika Kecamatan Medan Perjuangan.

Dalam sambutan Walikota Medan yang dibaca Kabag Agama, Adlan mengatakan tujuan MTQ ini secara umum digelar untuk meningkatkan rasa cinta terhadap kitab suci Alquran sekaligus untuk meningkatkan pemahaman terhadap isi kandungannya untuk kemudian dapat diamalkan secara taat dan kaffah.

Disamping itu pula, MTQ ini juga untuk meningkatkan minat membaca kitab suci, termasuk untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta merupakan suatu bentuk syiar islam sekaligus untuk mempersiapkan Qori dan Qoriah guna berlaga pada tingkat yang lebih tinggi lagi.

Maka dari itu, Walikota Medan mengaku sangat mengapresiasi atas diselenggarakannya MTQ ini, sebab melalui MTQ ini akan terjaring para Qori dan Qoriah yang berprestasi dan akan mewakili Kecamatan Medan Perjuangan untuk mengikuti MTQ ditingkat yang lebih tinggi lagi.

“Kegiatan ini patut kita apresiasi karena dari sini akan terjaring Qori dan Qoriah berprestasi yang nantinya akan menjadi perwakilan Kecamatan Medan Perjuangan di MTQ tingkat Kota Medan, MTQ tingkat Provinsi bahkan nanti akan dikirim ke tingkat Nasional.”kata Adlan.

Selain itu, Walikota juga menginginkan agar yang bertanding dalam MTQ ini adalah Qori dan Qoriah asli Kecamatan Medan perjuangan bukan yang diambil dari luar Kecamatan.

“Jadi Pak Walikota menginginkan agar yang bertanding dalam MTQ ini adalah cikal bakal dari Kecamatan Medan Perjuangan dan bukan dari luar kecamatan apalagi dari luar Kota Medan,” pesan Adlan.

Diakhir sambutanya, walikota berharap MTQ ini dapat menjadi output dari kegiatan atau program maghrib mengaji yang selama ini sudah diterapkan oleh Pemko Medan sehingga menjadi momentum ibadah dalam mencari berkah Allah Allah SWT.

Sebelumnya, Camat Medan Perjuangan Pahri Matondang berharap, melalui MTQ ini dapat melahirkan bibit-bibit Qori dan Qoriah yang diunggulkan di Kota Medan.

“Kita harapkan nantinya Qori dan Qoriah kita ini dapat menjadi juara di event MTQ yang berikutnya baik ditingkat Kota, Provinsi bahkan Nasional,” harap Pahri.

Disamping itu, Pahri Matondang juga menargetkan di tahun ini Kecamatan Medan Perjuangan dapat menjadi juara umum dalam MTQ tingkat Kota Medan.

“Kami targetkan Medan Perjuangan dapat menjadi juara umum dalam MTQ tingkat Kota Medan nanti,” ungkapnya. (rm-05)