Pegawai PT Pos mengamankan amplop coklat yang diduga berisi tabloid Indonesia Barokah.
Pegawai PT Pos mengamankan amplop coklat yang diduga berisi tabloid Indonesia Barokah.

Medan | rakyatmedan – Ratusan eksemplar tabloid Indonesia barokah gagal beredar di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).

PT Pos menahan paketan amplop cokelat berisi tabloid tersebut supaya tak diantar ke alamat tujuan.

Manajer Hubungan Umum PT Pos Pematangsiantar, Gilbert Sirait mengatakan, paket yang diduga berisi tabloid Indonesia Barokah sudah diterima sejak Kamis (31/1) lalu. Tercantum pengirim paket berasal dari Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Namun dalam pengiriman ini, tidak disertai dengan nama dan alamat jelas si pengirim,” kata Gilbert kepada wartawan di Kota Medan, Sumut, Senin (4/2).

Setelah menerima paketan tersebut, PT Pos kemudian berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Pematangsiantar, kepolisian, kejaksaan dan pengadilan negeri dalam menyikapi paket berisi tabloid tersebut.

Menurut dia, terdapat 839 eksemplar tabloid yang tujuan pengiriman tersebar di Kota Pematangsiantar serta Kabupaten Simalungun. Sementara ini, kata Gilbert, tidak ada barang yang akan dikirimkan, semua diamankan PT Pos.

“Tabloid itu sendiri saat ini sudah disegel dan akan tetap disimpan di kantor Pos,” ujar dia. (rm/in)